Kabar Dunia – Kisah Tragis Transgender Diperkosa 2000 Narapidana Pria

Ada suatu pengalaman yang sangat miris baru saja di dapatkan oleh wanita transgender. Wanita transgender ini menyebutkan baru saja mendapatkan pengalaman yang sangat mengerikan sekali pada saat dirinya di jebloskan berada di penjara pria Queensland, Australia. Di dalam penjara tersebut dirinya yang sudah di perkosa sebanyak 2 ribu kali oleh para tahanan pria yang ada di sana.

Mary yang bukanlah nama sebenarnya, baru saja mengatakan kalau yang sudah dia alami berada di penjara Queensland, Australia ini menjadi suatu neraka dunia untuk kehidupannya. Dimana dirinya sudah hidup selalu dalam ketakutan berada di dalam penjara tersebut. Mary di jebloskan berada di dalam penjara tesebut karena mengaku mencuri mobil. Akan tetapi dirinya tidak pernah untuk menyangka kalau padakhirnya dia di jebloskan masuk ke dalam penjara pria, bukan masuk ke dalam penjara wanita.

Di saat dirinya masuk ke dalam penjara pria, dirinya mengakui kalau di perkosa sehari-hari. Bisa sekali kadang lebih dalam satu hari. Setiap harinya dirinya duduk di kelilingi oleh para tahanan pria yang menunggu sidang atau yang baru saja kembali dari sidang. Hanya berselang dalam beberapa menit saja, dirinya langsung di dekati oleh banyak tahanan pria di sana.

“Mereka yang sudah mencoba untuk melakukan manipulasi anda atau memberikan ancaman kepada anda seperti kontak seksual. Setelah itu anda akan mendapatkan ancaman seksual, maka nanti anda bisa menjadi sasaran empuk,” tambahnya kepada media setempat hari ini Senin (18/4/16).

Mary sendiri memberikan pengakuan kalau tidak pernah ingin berhubungan seksual bersama dengan para tahanan, akan tetapi dirinya melakukan itu disebabkan karena takut diserang oleh tahanan garang – garang di sana. Mary menyebutkan kalau dirinya sudah di paksa melakukan tindakan seksual sudah sebanyak 2 ribu kali pada saat dirinya menjalani hukuman selama 4 tahun lamanya.

“Perkosaan tersebut selalu terjadi dan saya di cambuk dan pukulan di titik dimana di sana agar tetap hidup, akan tetapi hidup pada dasarnya untuk menyenangkan kepada tahanan yang lainnya,” tambahnya.

About The Author