Kabar Dunia – Kisah Wanita Yang Puluhan Ribu Kali Diperkosa

Bentuk dari penyiksaan mental dan fisik telah di terimakan oleh sang perempuan yang berusia 23 tahun bernama Karla Jacinto. Dimana dari perempuan tersebut pada saat masih menjadi korban human trafficking sampai saat ini masih terjadi dan tidak pernah usai. Kini dari polisi setempat yang seharusnya bisa melindungi dan menegakan sesuai dengan hukum malah ikut-ikut untuk melakukan tindakan senonoh.

Berada di saat itu, Karla yang sedang bekerja berada di sebuah hotel yang sangat kuat dan sudah sering di gunakan untuk bisnis prostitusi. Setelah itu ada sebanyak 30 polisi yang melakukan penggerebekan berada di tempat tersebut. Akan tetapi bukannya malah menangkap kepada orang yang sudah memperkerjakan karla dan beberapa wanita penghibur yang lainnya, malah yang ada para anggota polisi itu menyuruh mereka agar bisa masuk ke dalam kamar yang berbeda-beda.

Dari beberapa wanit a itu termasuk dari Karla sendiri sudah di paksa untuk memberikan layanan seksual kepada para anggota polisi dengan melakukan beberapa gerakan-gerakan tertentu. Adapun para polisi juga melakukan rekaman video itu pada saat mereka melakukan posisi-posisi tertentu. Polisi pada saat itu memberikan ancaman akan memberitahukan kepada orang tua mereka jika memang dari beberapa wanita itu menceritakan kejadian yang ada di malam itu.

“Aku sendiri yang merasa mereka memang sangat buruk sekali perilakunya. Mereka sudah mengerti kami kalau kami adalah para budak seks minoritas dan masih belum dalam umur dewasa. Masih berbeda dengan di antara kami yang masih berusia 10 tahun pada saat itu. Sebagian dari kami merintih menangis, akan tetapi tidak ada yang memperdulikan,” ujar dari Karla pada saat di sebutkan kepada laman media Latin Times, hari ini Rabu (25/11/15).

Kini para akhirnya aktivis HAM Mexico Rizo Orozco memberikan kecaman kepada bentuk kegiatan perdagangan manusia untuk bsa menjadi budak seks. Sangat buruk sekali karena wanita yang masih di bawah umur di perkosa, lebihnya kalau para pelanggannya adalah dari para penegak hukum.

About The Author