Kabar Dunia – Misterius, Prajurit Militer AS Bunuh Diri Di Markasnya

Menjadi suatu insiden yang mengejutkan. Seorang prajurit perempuan Amerika Serikat yang di temukan meninggal dunia karena  bunuh diri berada di markas militer di Fort Lee, Virginia, Senin (25/8/14). Prajurit yang sampai saat ini masih belum di sebutkan siapa nama dan identitasnya, telah bunuh diri dengan menembakkan peluru langsung ke kepalanya, tempatnya berada di sebuah gedung Combined Arms Support Command Headquarters pukul 08.45 waktu setempat.

Di beritakan  di kantor berita Reuters, Senin kemarin (25/8/14) memberikan lansiran, dirinya langsung di larikan ke rumah sakit berada di Virginia Commonwealth University Medical Center di Richmond. Akan tetapi sangat malang, nyawanya tidak bisa untuk di tolong.

Seperti keterangan yang sudah di sampaikan Komandan Pos Jaga Mayor Jenderal Stephen Lyons, pelaku yang sudah masuk ke dalam gedung berada di pukul 08.45 waktu setempat dan membawa sebuah senapan handgun dengan caliber kecil. Senjata itu bukan senjata yang selalu di gunakan untuk bertugas.

Dari warga sipil dan para prajurit yang lainnya kemudian telah di evakuasi ke tempat yang lebih aman lagi. Markas militer pun sudah di tutup sesaat.

Kepolisian yang berada di Fort Lee langsung bertindak mengerti kejadian tersebut setalah dua menit terjadi. Mereka yang mencoba berdialog dengan prajurit perempuan tersebut.

Dia yang sudah mengunci diri berada di sebuah ruangan dan terdengar merasa sangat kesal dan langsung membanting-banting barang. Polisi yang langsung bernegosiasi agar dia keluar, akan tetapi akhirnya gagal.

“Mereka rasa mereka sudah berhasil untuk menenangkan suasana ketiga bernegosiasi. Akan tetapi kenyataan yang ada bukan seperti itu yang sudah terjadi,”ujar dari Lyons.

Identitas dari pelaku sampai saat ini masih belum di rilis dan di sebutkan karena  dari polisi masih harus memberitahukankabar ini kepada keluarga terlebih dahulu. Di kabarkan di harian Washington Post prajurit perempuan tersebut yang di ketahui adalah sersan tingkat pertama dan telah bertugas selama 14 tahun. Dan sudah di tugaskan selama tiga tahun berada di markas militer Virginia itu.

About The Author