Kabar Dunia – Netizen Geram Tanggapi Ibu Cacat Meminta Maaf Kepada Anaknya

Yang namanya orang tua adalah manusia yang  harus bisa kita hormati, kita patuhi, dan kita sayangi. Karena merekalah yang sudah melahirkan kita, membimbing kita, memperjuangkan sampai akhirnya mereka berharap kepada kita agar bisa sukses. Lantas kita ini harus bisa membalas segala bentuk perjuangannya itu, bukannya untuk sebaliknya.

Seperti kisah akhir-akhir ini yang telah mencuat berada di dunia maya. Bentuk yang sangat tidak patut untuk di contoh di telah di abadikan seseorang berada di pusat perbelanjaan Thailand.

Kini sudah banyak dari para netizen yang merasa sangat emosi tinggi setelah dari foto yang telah menunjukkan kalau  sang ibu seorang remaja putri di Thailand, dipaksa agar bisa berlutut meminta maaf kepada dirinya karena sang ibu mengakui tidak bisa memenuhi permintaan si gadis belia itu untuk membeli telepon genggam.

Adapun peristiwa tersebut yang semakin menyayat hati, hal ini disebabkan di ketahui kalau si ibu adalah seorang perempuan penyandang sakit cacat. Ibu dari remaja putri nakal itu ternyata tidak mempunyai kaki normal. Kejadian yang sangat buruk itu ternyata telah mengiris hati langsung cepat untuk tersebar berada di sosial media. Berawal dari salah seorang pegawai di Mall Harbor yang ada di Pattaya, Thailand mempublikasikan foto itu berada di akun Facebook. Adapun beberapa media negara lain seperti Singapura juga sudah mengabarkan berita itu, akan adegan yang sangat tidak terpuji tersebut.

Mengingat adanya terjemahan berasal dari keterangan yang ada di dinding facebook sang pegawai Mall tersebut, dirinya menyebutkan berada di hari Sabtu kemarin lusa (10/10/15) bahwa si anak memberikan desakan agar dari sang ibu bisa membelikannya telepon genggam. Akan tetapi  dari keadaan ekonomi yang kurang, si ibu menyatakan tidak mampu untuk membelikannya karena tidak mempuyai dana yang memadai. Maka dari itu si ibu yang langsung berlutut untuk meminta maaf kepada sang anak putri itu. Kini timbul juga banyak kecaman akan aksi sang anak itu dari banyak pengguna internet.

About The Author