Kabar Dunia – Sekjen PBB Ingin Konflik Di Ukraina Bisa Dihentikan

 

Seperti dari Ban Ki-Moon yang menjadi Sekretaris Jenderal PBB merasa sangat prihatin dengan situasi yang saat ini semakin memburuk berada di timur Ukraina. Mengerti dari laporan yang ada yang baru saja dia dengar, perperangan juga terjadi berada di selatan Ukraina.

Padahal pada saat yang bersamaan, kini telah di tempuh adanya upaya pencarian solusi untuk konflik yang terjadi berada di Ukraina saat ini. Hal tersebut yang sudah di ucapakan oleh Ban Ki-Moon setelah di temui berada di media dalam forum global PBB untuk Aliasi Peradaban (UNAOC) yang berada di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) pada Jumat, 29 Agustus 2014.

“Saya merasa sangat prihatin dengan situasi yang berada di perbatasan Ukraina dan Rusia. Ini menjadi salah satu isu yang memberikan dapak sangat berbahaya sekali karena adanya keteganan berada di lapangan kini sudah semakin meningkat. Pasokan senjata dari Rusia akan bisa terus masuk menuju ke Ukraina,” ujar dari Ban Ki-Moon.

Maka dari itu, dirinya yang sudah memberikan himbauan agar dari pasukan perbatasan kedua belah pihak negara untuk bisa melakukan pemeriksaan.

“Kita yang tidak boleh untuk membiarkan kekerasan dan peperangan akan bisa terus berlangsung berada di timur Ukraina. Semua harus bisa memainkan perannya untuk menjaga resolusi damaidalam melawan konflik ini sejalan dengan kedaulatan dan kesatuan Ukraina,” ungkapnya lagi.

Sebab kini sudah banyak dari warga Ukraina yang menjadi korban berada di dalam perangan tersebut. Data yang di dapatkan oleh PBB akan bisa di lansir kantor Russia, Russia Today untuk edisi Juli lalu, sebutkan sebanyak 1.129 warga telah terbunuh di sebabkan karena peperangan antara kelompok separatis pro Rusia dengan militer Ukraina.

Upaya untuk mencari solusi damai kini sudah mulai di lakukan pada saat Presiden Rusia, Vladimir Putin dan juga dari Presiden Ukraina, Petro Poroshenko akan bisa bertemu berada di

Upaya untuk mencari solusi damai mulai dilakukan ketika Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Minsk Belarusia, pada Selasa, 26 Agustus 2014.

Dalam pertemuan tersebut Putin sebutkan kalau Moskow tertarik untuk bekerja sama lagi dengan Ukraina. Akan tetapi dirinya juga ragu kalau dari kedua negara akan bisa mencapai tujuan tersebut, karena dari hubungan kerja sama Kiev dengan Uni Eropa sudah akan bisa di berlakukan lagi.

Be Sociable, Share!