Kabar Dunia Seni – Seniman Singapura Berhasil Membuat Karya Seni Dengan Jejak Ban

Kabar yang super menarik dan sangat menawan, masih membicarakan masalah hasil karya seni. Melukis yang sudah menjadi salah satu cabang seni yang bisa di mungkinkan seniman bisa melakukan adanya inovasi seluas-luasanya. Berasal dari seorang pria yang berasal dari Singapura, yang belum lama ini menjadi buah bibir di dunia internet, karena dari karya-karya seninya bisa di anggap sangat inovatif.

Pria yang bernama Thomas Yang tersebut telah berkreasi dengan melukis menggunakan suatu bekas atau jejak ban sepeda yang dia miliki. Dari bentuk hasilnya sangat menawan, jangan di anggap remeh. Bekas ban tersebut menjadi suatu seni yang bernilai sangat tinggi.

Seperti yang sudah di kabarkan berada di media Rocketnews24, Yang memang sudah bekerja sehari-hari untuk bisa menjadi direktur di sebuah perusahaan desaain, dirinya yang memilih ban sepeda menjadi suatu perantara dalam menyalurkan rasa seni tingkat tingginya. Karena dari bentukan jejak ban itu memiliki dari pola tertentu untuk melukis. Dirinya yang berhasil untuk melapisi ban itu terlebih dahulu dengan menggunakan cat hitam. Ban itu di gunakan menjadi alat lukis berada di kanvaas dan kertas putih mempunyai ukuran panjang dengan cara memutar ban sepeda.

“Seni ini yang sudah di dukung akan adanya suatu semangat untuk bisa bersepeda. Kecepatan menjadi suatu esensinya,” terang dari Yang memberikan penjelasan kepada hobi bersepeda tersebut.

Dirinya yang sudah memilih untuk melukis adanya landmark atau dari beberapa bangunan yang terkenal berada di seluruh dunia seperti menara tertinggi Eiffel yang ada di Paris dan Gedung Empiren state yang ada di New York, Tower Bridge di Inggris, Forbidden City di Tiongkok, dan beberapa landmark yang lainnya.

Meski dari lukisan tersebut yang di ciptakan dengan menggunakan jejak ban saja, akan tetapi mempunyai suatu tekstur dan juga pola tersendiri, hasil karya-karya Yang memang sangat nyata dan hampir sama dengan bentuk aslinya. Hal ini di sebabkan karena terampil dirinya dengan membuat jejak ban sepeda dengan mengukur setiap bagian berada di dalam lukisan yang ada.

About The Author