Kabar Dunia Terbaru – Penumpang Ini Memaksa Pramugari Untuk Bercinta Dalam Pesawat

Ada ada saja perkara yang telah terjadi akhir akhir ini. Dimana di ketahui kalau berada di dalam pesawat ada orang yang telah bertingkah sangat nekat sekali. Dari kenekatannya tersebut memang sudah di ambang batas kewajaran seorang penumpang pesawat. Adapun dari prilakunya tersebut membuat pesawat itu gagal terbang.

Dimana dari sebuah pesawat yang terpaksa harus bisa mendarat dengan darurat setelah ada seorang penumpang pria yang bertingkah laku aneh, super aneh. Dimana dari pria tersebut telah meninggalkan pakaian dan berusaha untuk berhubungan seks dengan salah seorang pramugari.

Pria tersebut yang sudah berhasil untuk di identifikasi oleh Kementrian Dalam Negeri Serbia adalah seorang warga dari Irlandia, naik pesawat Sun Express berasal dari Dublin menuju ke Izmir, Turki bersama dengan rekan-rekannya untuk hari Sabtu.

Akan tetapi setelah pesawat lepas landas, pria tersebut langsung melepaskan beberapa pakaiannya satu persatu sampai dirinya benar – benar telanjang.

Setelah itu dirinya menutut kepada salah seorang pramugari penerbangan tersebut untuk bisa melayani berhubungan seksual dengan dirinya.

Di saat mereka memberikan penolakan dan mencoba agar bisa menenangkannya, pria itu malah menjadi lebih aggresif lagi dan mulai untuk melompat-lompat berada di kursi sambil di soraki dari teman-temannya.

Maka mengerti kejadian semakin parah seperti itu, pesawat kemudian melakukan pendaratan dengan darurat berada di bandara Nikola Tesla yang ada di ibukota Serbia Boegrad, dimana ada sebanyak 120 penumpang sudah di arahkan ke ruang tunggu sementara dari anggota polisi langsung menangkap dan menggiring para perusuh dari penerbangan Sun Express itu.

Akan tetapi dari seorang saksi baru saja menyebutkan kalau tidak lepas dari situ saja, setelah di turunkan para perusuh dari Irlandia itu lantas untuk bisa menuju ke bar bandara dan menghabiskan sebanyak 250 liter bar.

Mengutip dari laman Daily Mail untuk hari kemarin, setelah itu kemudian mereka di tahan dan dipindahka ke penerbagan yang lain.

About The Author