Kabar Dunia Terbaru – Tentara Israel Stress Disuruh Untuk Membunuh Semua Orang Di Gaza

Di ketahui dari puluhan dari tentara Israel yang memberikan suatu pengakuan kalau untuk bisa membunuh dari setiap orang yang sudah mereka lihat berada di agresi terakhir Israel dimana sudah mereka lakukan berada di Jalur Gaza untuk Juli 2014.

Seperti yang sudah di kabarkan berada di dalam laman PressTV, untuk hari Selasa di hari ini (5/5/15), dari adanya kesaksian yang sudah dikumpulkan sebanyak 60 tentara Israel memang sudah di kumpulkan, lalu setelah di rilis dalam suatu laporannya 237 halaman yang mempunyai judul seperti “Ini cara kami bertempur di Gaza.”

Laporan yang sudah di buatkan dari salah satu LSM dari Israel yang bernama, Breaking the Silence.

“Adapun instruksi yang ada adalah untuk bisa segera di tembak. Siapapun yang akan kalihat lihat, tidak akan peduli untuk bisa bersenjata atauppun tidak,” terang dari seorang tentara Israel yang disebutkan dalam sebuah laporan yang ada.

“Dari adanya suatu instruksinya memang sangat jelas sekali. Dari semua yang bisa anda lihat, maka tembak saja untuk bisa di matikan,” terang dari salah satu prajurit tersebut. Hal yang serupa sudah di sampaikan tentara Israel yang lainnya, yang dimana sudah terlihat dalam penyerbuan Gaza.

Mereka sendiri yang sudah diperintahkan untuk bisa menganggap semua yang memang sudah terlihat adalah seorang teroris. Bahkan dari beberapa prajurit Israel itu memberikan pengakuan, adapun tank-tank memang sudah di perintahkan memilih untuk bisa mendapatkan sasaran secara acak untuk bisa menghancurkan beberapa bangunan tersebut.

“Adapun prinsip tersebut adalah panduan untuk bisa mengurangi resiko bagi pasukan kami, bahkan jika itu akan bisa memberikan luka kepada para warga sipil, sekaligus berusaha untuk bisa mengintimidasi orang – orang Palestina,” terang dari salah satu prajurit yang ada.

Ada sebuah laporan yang baru saja di buat oleh Israel berada di Maret lalu, sudah mengungkapkan ada lebih sebanyak 350 prajurit yang sudah menjalani adanya perawatan, dimana mereka mendapatkan stres karena truma dari segala invasi itu.

About The Author