Kabar Dunia Terhangat – Obama Serukan Dukung Penuh Perancis

Seperti dari Barack Obama, Presiden Amerika Serikat yang memberikan dukungan kepadan pemerintah Perancis untuk menangani adanya aksi terorisme. Dirinya yang juga sudah sebutkan akan menawarkan adanya bantuan untuk bisa memerangi ancaman dari beberapa teroris.

“Saya inginkan kepada masyarakat Perancis untuk mengerti kalau Amerika Serikat sudah berdiri bersama anda untuk saat ini, dan juga dari esok nanti,” terang daro Obama yang sudah di sebutkan berada di Tennesse.

Obama sebutkan Perancis yang menjadi sekutu tertua yang kini di miliki oleh AS semenjak dari negeri Paman Sam tersebut telah berdiri. Dirinya yang sudah memberikan kepastian persekutuan di antara mereka kini sudah semakin erat lagi.

“Untuk saat ini kami akan bersama anda. Presiden Hollande yang sudah memberikan keterangan langkah yang di lakukan pemerintahnya dalam menjaga warganya, dan saya saat ini inginkan kepada mereka untuk mengingat Negara Perancis adalah sekutu tertua kami,” terang dari Obama lagi menambahkan.

Selain dari itu, Obama yang memberikan kepastian sudah memberikan bantuan seperti kontra intelejen dan juga data-data yang diburuhkan untuk Negara Perancis dalam memerangi ancaman teroris. Dirinya yang sudah mengerahkan sumber daya kontra intelejen dalam memberikan bantuan kepada Perancis.

Obama yang sudah berbicara beberapa jam setelah adanya penyerbutan kepada pelaku penembakan majalah kartun satir, Charlie Hebdo, dan kini bisa di lumpuhkan. Dari pelaku yang berhasil dilumpuhkan ada dua orang, untuk salah satu orang lainnya adalah penyandera sebuah supermarket Yahudi yang telah menewaskan empat orang sanderanya.

“Kami harapkan ancaman kini sudah terselesaikan. Pemerintah Perancis yang akan bisa terus menghadapi adanya ancaman terorissme dan harus bisa lebih waspada lagi nantinya,” terang daro Obama.

Walaupun sudah di lumpuhkan tersangkanya, namun namanya teroris mempunyai anggota sangat banyak dan sangat sulit untuk di ketahui dimana keberadaannya. Katanya para teroris tersebut adalah lulusan dari Al Qaeda yang sudah merencanakan untuk menyerang Charlie Hebdo.

About The Author