Kabar Dunia Terkini – Bankir Pembunuh WNI Geram Disebut Gila

Seorang bankir  Inggris, Rurik George Catton Jutting yang sudah mengakui tidak gila seperti yang selama ini di katakan berada di media. Dari adanya pernyataan tersebut, di ungkapkan oleh Jutting sendiri kepada penasehat hukumnya selama masih proses penyelidikan kasus pembunuhan sadis yang sudah terjadi untuk pecan lalu berada di Distrik di Wan Chai, Hong Kong.

Berasal dari laman berita Daily Mail untuk hari ini, Selasa (4/11/14) memberikan lansiran dari pernyataan itu di saat dari pengacaranya meminta kepada bankir yang berasal dari lulusan Oxford tersebut di rawat di unit kejiwaan. Dari anggapan salah satu sumber,pria yang saat ini masih berusia 29 tahun tersebut menilak untuk di bawa ke rumah sakit jiwa.

“Jutting adalah orang yan jujur dan terbuka untuk saya ketahui. Dirinya mengakui dua orang gadis yang meninggal berada di dalam apartemennya dan tidak ada orang yang lain selain mereka bertiga berada di saana. Akan tetapi dirinya tidak terima jika di sebutkan menjadi orang gila,” ujar dari sumber tersebut.

Berada didalam siding pendahuluan yang sudah di gelar berada di hari Senin lusa kemarin, Jutting yang di dakwa melakukan dua pembunuhan. Untuk di hari Jumat yang akan dating, dirinya di jadwalkan akan ikut berada di dalam proses rekonstruksi kejadian pembunuhan yang sangat keji tersebut.

Bisa di mungkinkan kalau Jutting adalah seorang psikopat yang sudah terungkap di saat dirinya mengirimkan surat email tidak sedang berada di kantornya yang di mana menjelaskan sebagai seorang psikopat yang tidak waras. Email tersebut di kirimkan kepada staf di bank Merrill Lynch dan para kliennya.

Setelah itu kemarin muncul juga adanya fakta yang sebutkan kalau Jutting sudah sering untuk mengkonsumsi narkoba. Anggapan yang ada keterangan dari mantan polisi yang mengenal Jutting,bankir  tersebut memang sering untuk menggunakan obat-obatan narkoba semacam sabu-sabu dan amfetamin agar bisa terlihat selalu bersemangat.

About The Author