Kabar Dunia – Terkuaknya Foto Pernikahan Di Tragedi 11 September

 

Suatu kisah yang membahagiakan juga haru sudah dialami oleh seseorang pengantin telah menemukan kembali foto pengantinya setelah 13 tahun yang lalu menghilang. Foto tersebut yang sudah menghilang semenjak terjadinya tragedy 11 September 2001 silam, di mana pada saat pesawat yang menabrak dua menara kembar atau gedung pencakar langit yang ada di Amerika Serikat,  Wolrd Trade Center.

Dari kembalinya foto yang memang sudah lama hilang tersebut di lakukan oleh Profesor Stringer Keefe dari Elizabeth yang sudah menemukan adanya sebuah foto cetak berada di reruntuhan WTC yang saat ini di kenal dengan nama  Ground Zero.

Setelah mengutip adanya laman media Mirror.co.uk, Minggu hari ini (14/9/14) di mana setelah dari foto tersebut bisa di temukan, Keefe yang tidak lantas untuk membuang dan mengabaikannya. Dirinya yang malah terus mencoba untuk bisa mencari siapa yang mempunyai foto tersebut selama bertahun-tahun, baik itu datang berada di dalam acara memperingati dari tragedy tersebut maupuan juga telah mepostingnya ke media social twitter,kemudian dari Keefe ingin memita yang lainnya untuk bisa membagi foto tersebut kepada orang-orang.

Ternyata,  dari media social yang telah memberikan dampak positif. Seseorang yang bernama Fred Mahe yang sudah menanggapi perederan dari foto tersebut di lakukan berada di media social seperti Twitter. Mahe yang sudah menyebutkan kalau dari enam orang yang berada di dalam foto tersebut kalau saat inimasih hidup dan mempelai laki-laki berada di pernikahan itu adalah dirinya.

Mahe mengatakan bahwa dari foto pernikahan itu berlangsung sebelum di tahun 2001. Dirinya yang sudah menyimpan foto tersebut yang berada di media kerjanya yang berada di Gedung WTC, Tower Two, di lantai 77.

“Dengan adanya suatu serangan tersebut, tanggal 11 September, saya memang masih belum datang ke kantor. Masih beruntung saya tidak pernah untuk mendapatkan untuk bisa pergi ke kantor,” ujar dari Mahe.

Setelah di temukan kemballi sebuah foto tentang pernikahan tersebut, tak lantas membuat Mahe sepenuhnya bahagia, karena dirinya teringat akan pedihnya serangan yang menewaskan ribuan orang tersebut.

Be Sociable, Share!