Kabar Dunia Teroris – Arab Saudi Bangun Tembok Raksasa Menghalang Serangan ISIS

Berita dari tanah arab, Keluarga Kerajaan Arab Saudi telah mengutur untuk membangun tembok penghalang yang panjangnya adalah 966 kilo meter untuk bisa menjadikan benteng pertahanan di perbatasan utara. Hal ini yang sudah mereka lakukan untuk bisa melindungi dari negara kaya minyak tersebut akan serangan dari ISIS.

jk

Keputusan ini di gerakan setelah minggu kemarin terjadi suatu bom bunuh diri dan serangan senjata yang sudah terjadi berada di perbatasan Arab Saudi. Dari serangan tersebut yang sudah menewaskan sebanyak dua tentara. Bisa di duga itu pelakunya adalah ekstremis dari ISIS.

Tembok raksasa tersebut yang sudah di bangun sangat ampuh, di lengkapi dengan pagar dan parit serta adanya menara radar, pos-pos penjaga dan juga pos komando. Hal ini akan di gunakan untuk melindungi wilayah yang sangat kaya akan minyak tersebut jika memang menjadi target serangan dari para ekstremis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Dari tembok ini yang diresmikan tahap pembangunan pertama berada di bulan September tahun lalu, 2014. Di resmikan langsung oleh Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz al-Saud. Dari sang raja Abdullah bin Abdulaziz al-Saud meresmikan pembangunan tembok setelah serangan ISIS kepada Irak.

Seperti yang sudah di kabarkan dalam media Daily Mail, Jumat kemarin, para ekstremis ISIS diyakini sangat sulit untuk bisa menembus adanya tembok yang sangat kuat tersebut. Pagar ini yang dibentangkan disepanjang perbatasan dari Irak dan Saudi, berasal dari Kuwait sampai dengan Yordania. Berada dalam tembok itu juga di bangun adanya menara pemantau sebanyak 78, 10 kendaraan pemantau, 8 pusat pos komando dan beberapa pos yang lainnya.

Untuk sementara ini, hubungan dari Irak dan Arab Saudi memang masih tegang. Riyadh yang memberikan tuduhan kepada perdana menteri Irak Nuri al-Maliki untuk bisa menciptakan kondisi sangat fatal di negaranya, seperti pemberontakan jihad untuk menyingkirkan golongan Sunni. Sedangkan dari Maliki sendiri menuduh Arab Saudi yang mendukung adanya terorisme di Irak dan Suriah.

About The Author