Kabar Ekonomi – Exxon Lirik Minyak dan Gas Lepas Pantai Mesir

Exxon Mobil (XOM.N) sedang mempertimbangkan untuk mengeksplorasi minyak lepas pantai Mesir. Berusaha untuk meniru keberhasilan saingan di negara tersebut dan meningkatkan cadangannya, kata pejabat dan sumber industri.

Pejabat dari produsen minyak terbesar di dunia itu baru-baru ini mengadakan pembicaraan dengan kementerian perminyakan Mesir untuk membahas investasi dalam produksi minyak dan gas, yang dikenal sebagai operasi hulu, kata Menteri Perminyakan Tarek El Molla kepada Reuters.

“Kami telah berdiskusi dengan mereka, mengunjungi mereka. Mereka telah mengunjungi kami … Kami mengeksplorasi semua peluang untuk memiliki lebih banyak dan lebih jauh di Mesir, “kata Molla di sela-sela sebuah pertemuan OPEC di Wina.

“Saya akan dengan senang hati memilikinya bersama kami,” katanya, menambahkan bahwa belum ada keputusan yang dibuat.

“Setelah Zohr ada penilaian ulang atas profitabilitas portofolio di Mesir” oleh Exxon, satu sumber mengatakan, menambahkan bahwa Exxon sedang mencari “aset satu tingkat” dengan potensi signifikan.

Exxon juga mempertimbangkan peluang di Laut Merah, di mana Kairo bersiap untuk melakukan tender blok eksplorasi, sumber industri memberi penjelasan singkat mengenai masalah tersebut kepada Reuters. Mesir pada tahun 2016 memiliki cadangan 3,5 miliar barel minyak dan 1,8 triliun meter kubik gas, menurut BP’s Statistical Review of World Energy.

Mesir baru-baru ini menggenjot upaya untuk menarik investasi asing di sektor minyaknya untuk meningkatkan ekonomi perjuangannya. Seiring dengan Eni, BP (BP.L) dan Royal Dutch Shell (RDSa.L) juga memiliki operasi signifikan di Mesir dalam produksi gas lepas pantai, yang dikonsumsi di dalam negeri walaupun Kairo bertujuan untuk menjadi eksportir gas.

Dengan cadangan yang tipis, CEO Exxon Darren Woods, yang mengambil alih pada awal tahun ini, telah berbelanja. Woods telah menghabiskan atau memberi otorisasi lebih dari $ 10 miliar investasi di Permian Basin, ladang minyak terbesar A.S., dan di lepas pantai Guyana. Pada bulan November, Exxon dan Inpex Corp Jepang (1605.T) menandatangani sebuah perjanjian dengan Abu Dhabi National Oil Co (ADNOC) untuk meningkatkan kapasitas ladang minyak lepas pantai Upper Zakum, yang terbesar di dunia keempat.

About The Author

Reply