Kabar Ekonomi – Inggris dan Uni Eropa Setujui RUU perpisahan Brexit

Inggris dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan mengenai RUU perpisahan Brexit yang kemungkinan besar akan mencapai sekitar 50 miliar euro. Surat kabar Inggris melaporkan pada hari Selasa (28/11) yang berpotensi menggembar-gemborkan sebuah terobosan dalam perundingan.

Sebuah kesepakatan mengenai RUU tersebut akan memberi sinyal bahwa London dan Brussels bergerak lebih dekat ke sebuah kesepakatan pada sebuah pertemuan tingkat tinggi pada 14-15 Desember untuk maju ke tahap baru dalam perundingan mereka dan mendiskusikan hubungan dagang pasca-Brexit mereka. Surat kabar Daily Telegraph mengatakan bahwa sebuah kesepakatan pada prinsipnya telah dicapai mengenai permintaan Uni Eropa untuk penyelesaian permukiman senilai 60 miliar euro ($ 71 miliar). Dikatakan RUU Brexit terakhir, yang sengaja dibiarkan terbuka untuk interpretasi, antara 45 dan 55 miliar euro.

Pejabat pemerintah meragukan jumlah yang dilaporkan, mengatakan: “Saya tidak mengenali akun perundingan ini”. Financial Times mengatakan bahwa Inggris telah setuju untuk menganggap kewajiban UE bernilai sampai 100 miliar euro, namun pembayaran bersih selama beberapa dekade bisa turun menjadi kurang dari setengah jumlah tersebut.

Kementerian Brexit Inggris mengatakan “pembicaraan intensif” terus berlangsung di Brussels dan kedua belah pihak berusaha menemukan cara untuk “membangun momentum baru dalam perundingan” untuk membawa mereka ke tahap berikutnya. Sterling GBP = menguat sekitar 1 persen terhadap dolar AS karena investor mengambil laporan tersebut sebagai pertanda bahwa risiko Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan, yang secara luas dianggap merusak ekonomi, telah berkurang.

Kedua belah pihak sudah percaya bahwa mereka cukup dekat untuk menyetujui cakupan hak bagi warga ekspatriat di Inggris dan di benua tersebut. Isu utama ketiga untuk pindah ke Tahap Dua, sebuah kesepakatan garis besar tentang bagaimana menghindari perbatasan Uni Eropa-Inggris yang baru yang mengganggu perdagangan dan perdamaian di Irlandia Utara, tetap menjadi batu sandungan potensial.

Uni Eropa mengatakan bahwa setiap langkah yang diambil oleh Inggris perlu dilakukan sekitar tanggal tersebut, jika para pemimpin pada KTT 14-15 Desember akan dapat menyetujui langkah untuk melakukan diskusi mengenai hubungan dagang di masa depan.

About The Author

Reply