Kabar Ekonomi – JK Mendukung GIIAS Berstandar Emisi Euro 4

 

Bapak Jusuf Kalla atau yang dikenal dengan JK selaku Wakil Presiden meminta kepada produsen otomotif Nasional yang telah memproduksi mobil dengan mobil berteknologi berstandar emisi euro 4 / yang menggunakan BBM atau bahan bakar minyak dengan kadar oktannya diatas 90. Dari produsen itu akan memenuhi sebuah standar Internasional dan juga ada perlunya untuk ekspor Industri otomotif yang diterimka di pasar akan semakin luas.

“saya meminta kepada menteri perindustrian agar bisa mengkaji, bagaimana lingkungan menjadi salah satu pertimbangan. Dari Euro 4 kami akan segera mengkaji dan juga menerapkan di Indonesia. Agar menjadi kebahagiaan manufaktur kita & juga dalam mengupayakan tingkat ekspor,” jelas JK di dlaam pembukaan GIIAS seperti yang dilansir dalam cnnindonesia.com pada hari Kamis, 11/08/2016.

Jusuf Kalla juag percaya bahwa Indonesia mempunyai SDM yang sangat baik dan juga teknologi yang dapat menjalankan hal itu. namun, dia juga menyadarinya bahwa memproduksi sebuah mobil Euro 4 memang membutuhkan kesiapan yang cukup matang. Maka dari itu, hal ini harus segera dimulai.

Melengkapi ucapan dari JK, menteri perindustrian Airlangga Hartato telah mengatakan, dia telah meminta dari industri otomotif untuk segera memproduksi mobil mesin euro 4 ini. namun, dia juga menyadari bahwa kemampuan dari PT pertamina atau persero di dalam memproduksi BM masih saja sangat minim.

Untuk itu, dia meminta dari perusahaan pelat merah tersebut dapat  memenuhi BBM sesuai dengan kadar emisi euro 4 secepatnya pada tahun 2020 mendatang.

“ami akan segera membahas dengan kementrian ESDM, agar pertamina dapat menyiapkann BBM yang dibutuhkan di tahun 2019 sampai 2020. Hal tersebut dikarenakan euro 4 ini memang sangat bagus untuk lingkungan,” tutur Airlangga.

Sementara, Ahmad bambang selaku Direktur Pemasaran & Niaga pertamina telah menjellaskan bahwasannya BBM yang sesuai dengan kadar emisi dari euro 4 dapat diproduksi dengan massal dan setelah perusahaan yang meningkat kompleksitas & juga peningkatan RDMP yang sudah ditargetkan akan selesai tahun 2023.

Tapi, dia menjamin untuk kebutuhan BBM sesuai dengan standar emisi euro 4 bisa dipenuhi pada tahun 2020 mendatang, setelah adanya RFCC di kawasan kilang Cilacap sudah selesai.

No related content found.

Be Sociable, Share!