Kabar Ekonomi – Nasabah Belum Mengetahui Resiko Menggesek Kartu pada Mesin Kasir

Aktivitas transaksi non tunai di Indonesia memang terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Pemakaian kartu debit & kredit untuk berbelanja pun terus mengalami peningkatan. Bahkan bisa dikatakan terdapat peningkatan yang cukup pesat di Indonesia. Bahkan, transaksi non tunai telah menggeser transaksi tunai dimana selama ini kartu kredit dianggap kurang efisien.

Dalam sebuah survey di salah satu pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Kemang Pratama Bekasi pada Selasa 5/9/2017, aktivitas gesek kartu kredit / debit pada mesik Electronic Data Capture atau EDC serta mesin kasir, telah menjadi pemandangan yang biasa.

Tetapi tren transaksi non tunai yang telah mengalami peningkatan, namun ternyata masih belum sepenuhnya diimbangi dengan adanya peningkatan kewaspadaan dari masyarakat, khususnya pada pengguna transaksi non tunai akan bahaya dari pemakaian kartu kredit / debit yang telah digesek dua kali.

Apa nasabah mengetahu bahwasannya membiarkan merchant itu menggesek kartu kredit / debit pada mesin kasir itu berpotensi menimbulkan aksi pencurian data dari para nasabah?

Memang selam ini ada banyak merchant yang telah menggesekkan kartu nasabah pada dua mesin yang berbeda, yaitu mesin EDC yang dimiliki oleh bank serta mesin kasi yang dimiliki oleh merchant. Padahal, pihak perbankan tidak menganjurkan melakukan penggesekan kartu kredit pada mesin selain EDC.

Rohan Hafas selaku Sekretaris PT Bank Mandiri telah mengatakan apabila penggesekan yang dilakukan di luar EDC tak dipantau serta dijamin oleh pihak perbankan.

Namun sayang, hal itu masih belum diketahui oleh mayoritas nasabah. Andini Maharani 26 tahun misalnya, dirinya mengaku bila selama ini tidak begitu peduli atas aktivitas kasis saat bertransaksi. Dirinya baru mengetahui terkait adanya larangan pihak bank dalam menggesek kartu kredit / debit pada mesin kasir.

“Saya justru baru tahu, saya kira itu merupakan proses legal. Sebab sudah kebiasaan begitu sih kasirnya, maen gesek aja,” ungkap Andini pada Selasa 5/9/2017.

Hal yang sama pun diakui oleh Juniarto 33 tahun. Dirinya mengaku hanya mengetahui apabila ada larangan untuk membocorkan PIN kartu kredit pada pihak lainnya, termasuk pada kasir.

About The Author