Kabar Ekonomi – Rumah di Bekasi Bisa Dibeli dengan DP Rp 1,5 serta Cician Rp 800 Ribu

 

Permasalahan terkait dengan hunian murah serta terjangkau oleh masyarakat, memang masih menjadi perhatian dari pemerintah. Dan salah satu solusi yang tengah dikampanyekan oleh pemerintah ialah penyediaan satu juta rumah bagi rakyat.

Pemerintah pun tengah gencar dalam mendorong masyarakat guna memiliki rumah sendiri. Dan salah satu yang telah dilakukan oeh pemerintah yakni dengan ajang pameran perumahan berkala pada Indonesia Property Expo 2017.

Untuk mendukung hal itu, pengembang dari PT Prima Tossa Perkasa telah menawarkan cicilan mulai Rp 27 ribu setiap hari. Perumahan itu ada di Bekasi, Jawa Barat. PT PTP memang telah menawarkan sebuah penawaran yang cukup menarik.

“Perumahannya yang sudah ditawarkan berada pada Perumahan Griya Srimahi Indah yang ada di Bekasi. Untuk melakukan booking, hanya perlu membayar Rp 1 juta,” ungkap Nur ketika ditemui di JCC, Jakarta pada Sabtu 11/2/2017.

Apabila diperhitungkan selama 30 hari, maka tipe rumah 22/60 akan dicicil senilai Rp 810 ribu disetiap bulannya. Dimana lama tenor yang dibutuhkan yaitu selama 20 tahun. Masyarakat pun bisa memperoleh hunian tersebut dengan memerlukan uang muka senilai Rp 1,5 juta.

Tidak hanya dari PT Prima Tossa Perkasa saja, pengembang yang lain yakni PT Star Nusa Prima juga memberikan penawaran yang cukup menarik. Dimana mereka menawarkan cicilan sebesar Rp 800 ribu disetiap bulannya. Dimana KPR subsidi dengan suku bunga tetap yaitu 5 %.

“Lokasinya berada di Bojong, yakni Bojong Nirwana Residence. Dan lokasi yang ditawarkan pun begitu strategis. Meski unitnya terbatas, namun harganya begitu terjangkat. Untuk tipe rumah yang ditawarkan, kami memiliki tiga tipe,” ungkap Diana.

Tipe rumah yang sudah dipersiapkan ialah tipe 29B, yakni luas tanah sebesar 60 meter persegi serta luas bangunan sebesar 29 meter persegi. Untuk tipe kedua yakni 29E dengan luas bangunan 29 meter persegi dan luas tanah 60 meter persegi. Tipe ketiga atau terakhir ialah 35, yakni luas tanah 35 meter persegi serta luas bangunan 35 meter persegi.

Meski pun program rumah murah ini sudah mulai digulirkan semenjak tahun lalu, namun masih belum banyak pegawai muda atau para kaum muda yang berminat untuk mengambil KPR tersebut, karena itulah perlu adanya sebuah inovasi baru agar mampu membawa para kawula muda untuk bisa membeli huniannya sendiri.

Be Sociable, Share!