Kabar Haji Terkini – Unik, Haji Pikun Membingungkan Panitia

 

Memang sudah menjadi  masalah berhari-hari di sana di mana dari calon haji yang sudah tersesat menjadi menu sehari-hari yang harus di layani oleh petugas perlindungan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji di Madinah. Bisa di ketahui sampai di hari ke -13, catatan orang yang sudah tersesat bisa mencapai sebanyak 700 orang. Ini memang belum termasuk yang tidak di catatkan.

“Bagi yang tidak tercatat pastinya langsung di antarkan,” ujar dari Kepala Seksi Perlindungan Jemaah PPIH Madinah Letkol Syafruddin Tanjung yang sudah di sebutkan kepada  tim Media Center Haji Madinah, untuk hari ini, Sabtu (13/9/14).

Untuk sementara ini jumlah dari Jemaah Indonesia yang sudah berada di Arab Saudi bisa di ketahui tercatat sebanyak 65 orang. Bisa di ketahui sekitar sebanyak 53 ribu orang berada di Madinah untuk bisa melaksanakan arbain, yaitu dari salat 40 waktu tanpa terputus.

Mengerti catatan yang terakhir kali, seperti yang sudah di sebutkan oleh Syarifuddin, untuk dihari Jumat malam lebih dari 20 jemaah yang sudah tersesat. Salah satunya adalah Hamna Madin Begok. Wanita yang saat ini berusia 78 tahun tersebut yang di mana juga sudah pikun dan tidak menggunakan adanya gelang pengenal. Padahal dari gelang tersebut yang sangat penting karena di gelang tersebut ada nama dan identitas lengkap.

Nenek yang berasal dari Rejang Leboh tersebut telah berangkat dari embarkasi Padang pada tanggal 6 September yang lalu yang langsung untuk di antar warga Arab Saudi ke Kantor Urusan Haji Indonesia. Setelah sampai disana Hamna sendiri yang sudah lupa siapa namanya. Masih sangat beruntung kalau  ada nama berada di baju batiknya , maka dari petugas bisa langsung untuk melacak posisi akan pemondokkannya.

Selain dari Hamna sendiri, juga masih ada dua puluhan Jemaah yang saat ini telah menunggu di antar. Berada di kantor Urusan Haji Indonesia Daker Madinah, dari para Jemaah tersebut di berikan makan dan minum sebelum di antar.

Be Sociable, Share!