Kabar Heboh Terkini – Hukum Cambuk Di Jombang Sangat Miris Sekali

Adanya sebuah video yang membuat banyak orang merasa sangat heboh, terutama berada di Jombang, banyak masyarakatnya sangat heboh dengan tampilan video tersebut. Hal ini di sebabkan karena berada di dalam video tersebut telah memperlihatkan adanya tiga orang sudah di ikat berada di atas pohon dan di cambuk beberapa kali.

Video tersebut yang memang sudah di duga terjari berada di sebuah pondok pesantren yang ada di Jombang, Jawa Timur. Dari pihak kepolisian yang berasal dari Jombang pun langsung sigap untuk bisa selidiki kebenaran dari video tersebut.

“Kita yang sudah membentuk tim untuk bisa selidiki anggotanya kepada intel, reserse dan juga dari lainnya. Kini sudah kita sebar untuk segera menindakinya,” terang dari Wakapolres Jombang, Komisaris Polisi Sumardji, untuk hari ini, Minggu (7/12/14).

Bisa di sebutkan kalau pihaknya sudah mengerti rekaman video tersebut serta akan bisa lanjutkan penyelidikan dan pendalaman tentang masalah ini. namun masih di sayangkan kalau polisi saat ini masih enggan untuk memberitahukan lokasi yang tepat untuk kejadian keji itu. Hal ini di sebabkan karena masih belum ada bukti-bukti yang terkumpul terkait adanya masalah itu dan juga lokasinya di mana. Pelakunya yang juga masih belum bisa di pastikan, entah senior atau dari pengasuhnya.

Akhir akhir ini memang sudah tersebar adanya tayangan video berisi rekaman hukuman kekerasan. Ada tiga pemuda yang di duga menjadi santri sudah di tutup matanya dan tangan di ikatkan berada di pohon dan langsung di cambuk.

Video itupun langsung cepat untuk menyebar, dan sudah menghebohkan banyak masyarakat untuk di jadikan bahan pembicaraan. Kini sudah banyak yang mengakui prihatin, tidak seutju akan cara-cara kasar. Itu memang tidak manusiawi terjadi jika berada di dalam lembaga pendidikan atau pesantren.

“Saya memang tidak mengerti dengan pasti kalau kejadian tersebut, akan tetapi ini sangat jelas kekerasan yang sudah terjadi seperti ini tidak bisa di toleransi. Lebihnya lagi sampai terjadi berada di dalam lembaga pendidikan. Sungguh tidak lazim,” terang dari Miskin, seorang warga yang berasal dari Jombang memberikan keterangan tersebut kepada wartawan.

About The Author