Kabar Hot Girls – Kisah Shandra Woworuntu, Mantan Budak Seks Di AS

 

Sudah menjadi kisah yang sangat miris  sekali sudah di dapati wanita yang bernama Shandra Woworuntu dan beberapa warga negara Indonesia yang lainnya dimana ingin mempunyai niatan kerja beneran dan halal di negara Amerika Serikat ada di bidang perhotelan, akan tetapi ternyata dirinya di paksa untuk bisa menjadi budak seks di Amerika berada di tahun 2001 lalu. Shandra masih berusia 24 tahun di saat itu dan sudah mempunyai anak berusia 3 tahun.

Seperti yang sudah di kabarkan di dalam laman media BBC.com untuk beberapa waktu yang lalu, di jelaskan kalau dahulu Shandra bekerja ada di sebuah bank internasional di Jakarta untuk bisa menjadi analis keuangan dan perdagangan. Berada di tahun1998 di saat dari Indonesia dilanda adanya krisis keuangan yang hebat plus keadaan ekonomi yang kacau, Shandra yang menjadi pekerja karir harus bisa terpaksa kehilangan pekerjaannya.

Setelah itu Shandra mendapatkan kabar dari sebuah iklan di surat kabar kalau ada lowongan pekerjaan di bidang perhotelan yang bakal di tempatkan ada di hotel-hotel besar di luar negeri seperti Jepang, Amerika, singapura dan Hong Kong. Setelah berhasil untuk lewati beberapa tes yang ada Shandra sudah berhasil untuk di kirim menuju ke Amerika. Adapun suatu harapannya adalah bekerja hanya 6 bulan ada di Amerika dan bisa kembali segera berada di Indonesia hanya untuk membesarkan anaknya yang ada di tanah air.

Ada di amerika , nasib berbeda dengan apa yang di harapkan. Seperti pada Juni 2001 lalu, Shandra tiba berada di Bandara New York, AS bersama dengan wanita yang lain dan pria, setelah itu Shandra di paksa untuk melayani beberapa pria berada di rumah bordil yang ada di sana.

Setelah itu Shandra mencoba untuk akhir, akan tetapi gagal. Tidak putus asa akhirnya Shandra berhasil kabur, dimana pada saat kabur dirinya tidak mendapatkan pertolongan dari pihak manapun terutama dari Konsulat RI yang ada di sana. Setelah itu dirinya menjadi gelandangan, pada akhirnya tertolong oleh FBI dan di pulangkan kembali. Sungguh miris nasibnya.

No related content found.

Be Sociable, Share!