Kabar Indonesia – KBRI Akan Tuntaskan Iklan Kotroversial Malaysia

Mengerti adanya suatu kontroversial yang terjadi di Malaysia lagi. Di mana dari salah satu perusahaan elektronik berasal dari negara Jiran seperti Robovac Malaysia sudah membuat adanya suatu iklan yang mempunyai nada menghina kepada para buruh migran Indonesia, atau para tenaga kerja Indonesia yang berada di negara jiran tersebut. Adapun iklan yang sudah di bentuk oleh Robovac tersebut dibuat seperti sebuah poster yang menjual produk elektronik dimana akan bisa membersihkan lantai rumah dengan mudah.

Akan tetapi berada di atas iklan poster tersebut ada suatu tulisan yang sangat kontroversial dalam hubungan kedua negara antara Indonesia dengan Malaysia. Dimana di tuliskan dengan “Fire your Indonesian Maid” bisa di artikan segera pulangkan pembantu rumah tangga anda yang berasal dari Indonesia. Maka seolah-olah ini jika dari seorang bisa membeli alat pembersih lantai ini maka tidak akan membutuhkan lagi pembantu rumah tangga dari Indonesia.

Mengerti berdasarkan dari informasi yang ada yang juga di ketahui dari situs resmi perusahaan tersebut robovacmalaysia.com, adanya perusahaan tersebut bisa menjual adanya beberapa produk elektronik yang bisa digunakan untuk membersihkan beberapa tempat di rumah. Semetara dari itu, produks yang berada di dalam iklan brosur itu adalah suatu alat pembersih semacam vacuum cleaner.

Dan kini perusahaan yang mempunyai lokasi berada di Kota Damansara, Petaling Jaya, Malaysia ini mendapatkan perhatian dari negara kita dan banyak negara lainnya.

Mengerti dengan adanya keberadaan poster kontroversial tersebut, seorang pejabat Kedutaan Besar Republik Indonesia yang berada di Kuala Lumpur telah membenarkan iklan yang sangat menghina itu. Lebihnya lagi mereka berencana untuk bisa laporkan pemasangan iklan itu kepada Kepolisian di wilayah Selangor, Malaysia.

Juga berasal dari pengacara dari Kedutaan Besar republic Indonesia sudah di tekankan untuk segera menuntaskan masalah ini, dengan memberikan ketegasan kepada mereka. Yang akan melaporkan ini ke jenjang hukum yang bisa ditempuh.

About The Author