Kabar Indonesia – TNI Menghentikan Mercusuar Baru Malaysia

Jenderal Moeldoko, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang memberikan ungkapan dengan sangat tegas untuk memberikan penolakan dari pembaungan mercusuar oleh pemerintah Malaysia yang berada di wilayah perairan dari Indonesia, yang di mana tepatnya di kawasan Tanjung Datuk, Paloh, perbatasan dari Kalimantan Barat.

Lebih dari itu, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang juga sudah mengusir dari pekerja bangunan untuk bisa menghentikan dari kegiatan pembangunan mercusuar tersebut. TNI sendiri yang sudah meminta kepada pemerintah Indonesia juga untuk layangkan protes atas pembangunan mercusuar itu.

“Dari pembangunan mercusuar terebut yang sudah masuk di dalam kawasan dari perairan Indonesia sejauh 1 mil. Maka dari itu sudah mengganggu dari kedaulatan yang ada untuk bangsa dan negara ini, mengerti itu tidak ada pilihan selain untuk memberikan sikap yang tegas dengan memberhentikan dari pembangunan tersebut dengan cara paksa,”ujar dari Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Moeldoko yang sudah di temui berada di Markas Kodam IV Diponegoro Semarang.

Setelah itu dari Kementrian Luar Negeri RI saat ini sudah meminta adanya laporan resmi yang berasal dari TNI Angkatan Laut masalah adanya suatu kegiatan pembangunan mercusuar yang berada di Tanjung Datu dari Malaysia tersebut.

Mengerti dari hasil koordinasi dengan kementrian dan lembaga terkait, memberitahukan kalau dari lokasi pembangunan tiang mercusuar memang letaknya berada di garis landasan kontinen RI berdasarkan dari perjanjian Indonesia-Malaysia untuk tahun 1969 lalu.

Sebelumnya, dari Andi Ibrahim Saleh, Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI yang sudah memberikan ungkapan pihaknya sudah menemukan adanya bukti Malaysia sudah membangun pancang-pancang mercusuar yang ada di kawasan RI.

Bahkan saat ini mereka yang  sudah tidak merasa segan untuk mengusir dari para nelayan RI yang hendak mencari ikan. Andi sebutkan lagi kapal maritime Malaysia yang sudah mengganggu kegiatan nelayan setempat untuk mencari ikan.

About The Author