Kabar Insiden Bintaro – Saksi Hidup Kedua Insiden Bintaro

Seperti dari adanya kecelakaan yang terjadi di Bintaro untuk beberapa hari kemarin, peristiwa kecelakaan Kereta Api Listrik Commuter Line yang berada di suatu kawasan tersebut yang di sangkut pautkan dengan beberapa kisah mistis yang ada di tempat kejadian itu. Terjadi di perlintasan kereta api nomor 57. Pesanggrahan, Jakarta Selatan yang sudah sisakan banyak hal hal misteri. Seperti dari seseorang yang bernama Mahfud, laki-laki berusia 39 tahun tersebut adalah warga yang dari lahir sampai dewasa besar di lokasi tersebut. Kata darinya memberikan sebutan kalau sudah dua kali mengerti adanya insiden. Dari kejadian yang kemarin tersebut dengan kejadian tragedy bintaro untuk 1987 yang lalu.

Seperti pada saat kejadian kereta yang sudah menabrak adanya truk tangki BBM, Mahfud yang kebetulan berada di depan masjid yang berada persis dekat dari pintu perlintasan bersama dengan rekan – rekannya untuk bermain catur. Mengerti dari kereta yang akan melintas dari truk tangki BBM yang di miliki oleh Pertamina tersebut terjebak macet di tengah rel, Mahfud sudah memperkirakan kalau kecelakaan tersebut akan benar terjadi.

“Seperti dari adanya kereta api yang sudah datang tersebut dan truk tanki BBM dari Pertamina terjebak di dalam pintu perlintasan tepatnya di tengah rel kereta. Tidak bisa di elakkan, dan akhirnya terjadi tabrakan yang mengejutkan. Brakk!,” ujar dari Mahfud yang menjelaskan kepada wartawan untuk hari ini, Selasa (10/12/13).

Dari anggapan Mahfud, kejadian untuk hari Senin kemarin tersebut yang sudah mengejutkan terjadi pada pukul 11.15. Dengan sangat kejut akhirnya dirinya ingat akan kejadian tragedy kecelakaan untuk beberapa tahun lalu. Di tanggal 19 Oktober 1987 yang terjadi pada hari Senin, pukul 07.15, selanjutnya di sebut dengan tragedy Bintaro.

Mahfud sendiri akui kala Tragedy Bintaro untuk yang pertama  kalinya dirinya masih berusia 13 tahun.

“Sepertinya kecelakaan tersebut telah mengingatkan saya pada saat Tragedi Bintaro 1987, dan saya masih berusia 13 tahun. Mengerti akan adanya tabrakan persis di depan rumah saya,” tegasnya lagi.

About The Author

Reply