Kabar Internasional – Abu Sayyaf Akhirnya Penggal Sandera Asal Kanada

 

Kabar terbaru dari masalah militan Abu Sayyaf yang berada di Filipina menjadi suatu ancaman tersendiri di kawasan sana. Kini dari kelompok Abu Sayyaf yang berada di Filipina telah dengan tega memenggal sandera berasal dari Kanada, bernama John Ridsdel seteleh dari uang tebusan yang sudah di dapatkan tidak bisa di bayarkan. Di ketahui potongan kepala korban sudah di bungkus kantong plastik dan bisa di buang ada di pinggir jalan.

Kini dari kepala polisi Joho, Filipina yang bernama Junpikar Sitin sudah menyebutkan ada dua pria mengendarai sepeda motor sudah membuang adanya potongan kepala sudah di masukkan ke dalam plastik ada di sebuah jalan Kota Jolo, Provinsi Sulu, Senin malam. Dari kedua pria itu kemudian langsung melarikan diri.

Dari kelompok Abu Sayyaf sendiri yang sebelumnya sudah memberikan ultimatum agar dari 4 sandra  yang di antaranya adalah dua warga Kanada, satu Norwegia dan satunya warga Filipina. Mereka yang meminta untuk bisa dibayarkan sebesar 300 juta peso. Adapun batas ultimatum untuk pembayarannya adalah 25 April 2016 antara pukul 14.00 sampai dengan 15.00 Filipina.

Selain dari John Ridsdel yang berusia 68 tahun adapun tiga sandera yang lainnya yang bernama Robert Hall, 50 (warga Kanada), Kjartan Sekkingstad (warga Norwegia), dan juga dari Marites Flor (Filipina).

Ridsel sendiri adalah mantan wartawan dari media Calgary yang beralih profesi untuk bisa menjadi pertambangan.

“Dirinya bisa sadar bahwa di saat anda bekerja berada di daerah yang bermasalah, nantinya anda bisa memiliki beberapa kesulitan yang ada,” terang dari Ridsdel, disebutkan kepada CBC untuk hari Selasa untuk hari ini (26/4/16).

Dari beberapa pejabat militer menyebutkan kalau kedutaan Norwegia dan Kanada sudah diberitahukan tentang penemuan jasad dari Ridsel tersebut, dari wali kota Jolo, yang bernama Hussin Amin telah mengutuk kepada pemenggalan kepala sandera dan memberikan salah kepada Abu Sayyaf.

Be Sociable, Share!