Kabar Internasional – Aktivis Anti Korupsi, Divonis Penjara Di China

 

Dari sang aktivis yang bergerak dalam bidang anti korupsi yang berada di negara China, bernama Xu Zhiyong kini sudah di vonis selama empat tahun lamanya dari pengadilan negeri China karena dirinyan yang sudah mengikuti dari aksi unjuk rasa. Dari adanya vonis tersebut yang sudah di jatuhkan untuk hari Minggu yang lalu.

Xu Zhiyong yang saat ini sudah di tangkap bersama dengan Sembilan aktivis yang lainnya pada saat menggelar dari acara unjuk rasa tersebut. Dari adanya kegaitan unjuk rasa itu adalah untuk memberikan tuntutan kepada transparasi penjabat yang sudah terlibat adanya korupsi, di Beijing China terjadi pada bulan Juli yang lalu. Dari pengadilan terhadap dari adanya suatu kasus Xu Zhiyong yang baru di mulai pada saat hari Rabu untuk pekan yang lalu. Dirinya yang sudah di dakwa dengan adanya suatu tuduhan “mengumpulkan massa dan menganggu dari ketenangan public”.

Dari sang pengacara Xu Zhiyong, yang bernama Zhang Qinfang yang langsung untuk memberikan kritikan dari pengadilan tersebut. pengacaranya itu sebutkan klau kliennya yang merasa sangat kecewa. Dirinya sebutkan pengadilan telah hancurkan dari suatu martabat yang tersisa di system peradilan yang berada di negara China.

Lebih dari pada itu adanya vonis ini yang bertentangan dangan semngat dari Presiden Xi Jinping yang ingin bisa memberantas dari adanya korupsi sampai di akar-akarnya.

Dari pemerintahan Amerika Serikat yang juga merasa kecewa dengan adanya suatu vonis yang di berikan kepada Xu Zhiyong tersebut. Melalui dari Departemen Luar Negeri, AS yang memberikan penyeruan kepada pemerintahn China agar segera untuk bisa bebaskan Xu dan tahanan politik yang lainnya.

“Kami yang harus bisa untuk serukan kepada pemerintah China untuk bisa bebaskan dari merka semua. Lebih dari itu pemerintah harus bisa memberikan jaminan perlindungan dan juga kebebasan yang berhak mereka peroleh sesuai dengan adaya suatu komitmen yang ada di China akan Hak Asasi Manusia,”ujar dari Juru Bicara yang sudah di kabarkan kepda Chanel News Asia.

Be Sociable, Share!