Kabar Internasional – Aneh, Gereja Ini Anggap Daging Menjadi Tuhan Mereka

Pastinya dari anda akan merasa heran. Kalau dari sebuah gereja yang telah menawarkan daging pada saat menggelar suatu acara pernikahan, pembaptisan dan pemakaman. Adapun tujuan dari itu semua adalah menggantikan dari peran Tuhan. Lalu bagaimana ini bisa terjadi.

Kepada para pecinta daging yang telah berbondong-bondong untuk mendatangi di Persekutuan Gereja Daging. Dari mereka yang telah mempersembahkan cinta mereka kepada daging setelah dari sang pendiri gereja memberikan penawaran daging pada saat pelayanan pernikahan, pembaptisan dan juga dari pemakaman.

Seperti yang telah di kabarkan dalam media Mirror, untuk hari ini Senin (14/9/15), hanya dalam kurun waktu tiga bulan saja, gereja ini yang sudah mendapatkan anggota lebih besar tiga kali lipat setelah awal dari gereja tersebut bisa didirikan. Dan kini di ketahui sudah lebih 12 ribu orang yang telah mendaftar untuk bisa mengikuti adanya ajaran dan menyebarkan firman dari sebutan Tuhan Daging. Adapun dari mereka sebutkan diri mereka menjadi Nabi Daging.

Dari para pengikut yang akan bisa mendapatkan pernikahan daging mereka dengan tanpa biasa apapun, sama dengan pembaptisan dan juga acara pemakaman.

Adapun dari situs gereja tersebut di tuliskan kalau dari para petugas di Persekutuan Gereja Daging yang bisa mendapatkan dengan legal dalam menikahkan para pasangan yang tidak inginkan adnaya tuhan di dalam acara pernikahan mereka. Kami nantinya akan bisa memberikan saran kreatif dalam membuat suatu pernikahan bisa menjadi lebih ajaib lagi, atau jika dari Anda sudah mempunyai planing maka nantinya bisa di ikutkan.

Agama yang sudah banyak menjadi bahan ejekan ini untuk kali pertamanya sudah di ajarkan dari seorang penganut paham atheis, bernama John Whiteside, yang berada di Las Vegas untuk 5 tahun yang lalu di 2010. Dirinya telah memulai dari ajaran ini menjadi bentuk protes akan diskriminasi perlawanan kepada kaum atheis.

“Kepada para pembenci atheis, dan bentuk bentuk lainnya tidak seperti homophobia, Islamfobia, rasisme dan Anti semitisme. Maka dari itu semuanya harus bisa di ubah,” terang dari Whiteside.

About The Author