Kabar Internasional Bangkok – Massa Semakin Banyak, Polisi Harus Siaga

Seperti dari ribuan para pengunjuk rasa yang anti pemerintah di mana merekan menuntut kepada rezim Shinawatra untuk bisa hilang dari kubu Pemerintah yang berkuasa akan menutup dari ibukota Bangkok untuk hari Senin tanggal 13 Januari yang akan datang ini.

Dari para pengunjuk rasa yang sudah memberikan ancaman nantinya akan melakukan pemblokiran dari jalan-jalan persimpangan utama, dan menghentikan para pejabat yang akan bekerja. Selain dari itu mereka juga akan melakukan pemutusan dari aliran listrik yang menuju ke kantor-kantor Pemerintah.

Seperti yang di kabarkan dalam Chanel News Asia untuk hari ini, Sabtu (11/1/14) memberikan berita kalau untuk hari ini para demonstran yang nantinya akan ada lebih dari 160 ribu massa anti Pemerintah yang bertujuan untuk bisa menggulingkan dari rezim Pemerintahan Perdana Menteri sementara, yaitu dari Yingluck Shinawatra. Dari aksi ini akan di prediksi sama besarnya di tahun 2010 yang lalu.

Para pengunjuka rasa yang kemungkinan akan berakhir sangat anarkis dan ricuh. Hal ini yang bisa di pastikan setelah adanya suatu informasi ikut campurnya massa pendukung pemerintah yang lazim dengan mengatas namakan diri mereka menjadi kelompok kaos merah.

Mereka yang nantinya akan bisa untuk berunjuk rasa di bagian pusat dan utara dari Thailand demi menyeruakan dukungan mereka kepada pemilihan umum yang akan di gelar untuk tanggal 2 Februari yang akan datang ini.

Dari mantan tentara yang kini juga sudah ikut berlatik menjadi bagian dari para demonstran di sana, seperti dari Anan Jandontree, sampai untuk memproduksi di kisarkan sebanyak seribu jaket anti peluru untuk persiapan unjuk rasa untuk hari Senin besok.

“Kami nantinya akan bisa bertarung sampai di titik nafas akhir. Karena kami sudah membuat ini semua untuk bisa bersemangat dalam terus berjuang dan nantinya kami akan bisa lebih berhasil lagi,” ujar darinya yang sudah di kabarkan dalam surat kabar local.

Dari adanya kabar ini akan menjadi ancaman dari banyak investor yang ada di sana dan internasional.

About The Author

Reply