Kabar Internasional – Banyak Demonstran Menyerbu PM Jepang Shinzo Abe

 

Bisa di ketahui sebanyak ratusan ribu para demonstran atau pengunjuk rasa sudah melakukan suatu demontrasi yang sangat besar-besaran. Mereka melakukan suatu penentangan pada undang-undang masalah militer yang sudah di tetapkan oleh Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. Unjuk rasa itu di lakukan berada di dekat Parlemen Jepang, untuk hari ini, Minggu (30/8/15). Adapun dari undang-undang terbaru tersebut mempunyai isi bahwa dari para militer di perbolehkan untuk berperang berada di luar negeri.

Dari bentuk unjuk rasa ini di nilai menjadi suatu tanda akan rasa tidak percayanya para penduduk dan masyarakat Jepang tentang kebijakan yang sudah di terapkan dari perdana menteri. Mereka memberikan suatu penolakan yang lebih keras lagi.

Bisa di ketahui ada sebanyak 120 ribu warga berasal dari Jepang telah berjalan dari sepanjang kota Tokyo menuju ke gedung Parlemen. Selain membawa beberapa spanduk dan poster yang mempunyai isi penolakan terhadap adanya UU yang sudah di terapkan oleh Abe, mereka yang juga melontarkan suara ‘Abe Silahkan Berhenti’ dan “tidak ada perang’.

Polisi yang langsung saja di kerahkan untuk memberikan pengamanan pada demo itu. Mereka yang berjaga-jaga dengan menggunakan perlengkapan khusus.

“Jika anda hanya duduk berada di depa televisi dan itu hanyalah sia-sia. Anda hanya bisa mengeluh saja,” terang dari salah satu pengunjuk rasa. Dimana dirinya juga menjadi profesor yang bernama Naoko Hiramatsu disebutkan kepada laman media Reuters untuk hari ini, Minggu (30/8/15).

“Jika memang saya tidak bisa mengambil suatu tindakan yang ada dan mencoba agar bisa menghentikan ini, maka saya sendiri tidak akan bisa jelaskan diri kalau ini sangat penting untuk masa depan generasi, tentunya juga dari anak saya,” ujar dari demonstran yang lainnya, Hiramatsu sambil menggendong anaknya yang masih berusia 4 tahun di ajaknya mengikuti demo besar-besaran ini.

No related content found.

Be Sociable, Share!