Kabar Internasional – Bom Bunuh Diri Ancam Dubes India di Afganistan

Memang baru saja ada suatu serangan bom bunuh diri yang sudah terjadi pada hari Sabtu kemarin, letaknya adalah di dekat Kedutaan Besar India yang berada di Jalalabad, Afganistan. Dari kabar yang terbaru bom tersebut sudah menewaskan sebanyak 12 orang. Tiga dari banyaknya orang yang sudah tewas tersebut adalah pelaku dari bom bunuh diri, hal ini yang sudah di kabarkan oleh media AP untuk hari Sabtu (3/8/2013).

Selain dari orang yang di temukan tewas tersebut, ada 24 orang yang mengalami luka-luka. Kota Jalalabad adalah kota pusat dari Provinsi Nangarhar yang berada di wilayah Timur Afganistan.

“Dari jumlah yang ada sebanyak sembilan warga sipil yang sudah meninggal dunia pada suatu kejadian miris tersebut,” suatu laporan yang sudah di ungkapkan oleh pemerintahan Provinsi Nangharhar yang sudah menjelaskan dari kabar tersebut dengan waktu meledaknya adalah pada jam 10 pagi waktu Jalalabad.

Dari pihak kepolisian setempat pun yang sudah memberikan suatu perkataan kalau memang masih banyak korban yang jatuh adalah anak-anak. Karena bom tersebut meledak letaknya tidak jauh dari Masjid. Di dalam masjid tersebut memang sangat banyak anak-anak yang telah mengikuti suatu pelajaran agama Islam.

Di perjelaskan oleh juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid yang sebutkan kalau menggunakan ponsel kalau pada saat itu Taliban  yang berada di dekat kejadian tersebut.

Suatu bom ini akan menjadikan kota dan beberapa wilayah tersebut saat ini akan di lakukan suatu penyelidikan dan pengawasan yang terjadi. Karena jika tidak di tindaki lanjuti maka kejadian ini akan lebih berkembang lebih membahayakan lagi. Akan tetapi mengapa yang di serang itu adalah masjid. Ini yang masih bulan Ramadhan yang seharusnya lebih di perketat lagi sampai lebaran nanti.

Lebih dari itu seperti yang sudah di ungkapkan oleh Gubernur kota tersebut yang memberikan suatu kecaman dari perbuatan ini. Karena memang ini menjadi suatu kejadian yang sangat menyedihkan untuk bulan yang suci ini.

“Ini adalah insiden yang tidak pantas untuk di lakukan pada saat bulan suci Ramadhan ini,” ujarnya tegas.

About The Author

Reply