Kabar Internasional – Brexit Terjadi, Irlandia Utara Ingin Merdeka

 

Memantau dari hasil voting referendum Inggris untuk keluar dari anggota Uni Eropa atau Brexit , ditanggapi oleh kubu Irlandia menjadi suatu hal yang mengejutkan sekali. Ada sebanyak 11 konstituen yang berada di Westminster, dengan 7 yang di antaranya memilih untuk bertahan atau  Bremain, sementara yang lainnya memilih untuk meninggalkan atau Brexit.

Kemenangan untuk Brexit ini sudah tegas membuat suatu konsekuensi yang masif. Tidak hanya berada di kawasan Irlandia Utara, akan tetapi juga berada di seluruh kepuluan di sana. Seperti salah satunya adalah para pro Brexit yang kini sudah menaikkan isu tentang perbatasan dari Irlandia. Jika dari pemeriksaan perbatasan dan kontrol kini bisa lebih di tegaskan dan di berlakukan lebih aman lagi, penduduk nasionalis Irlandia Utara akan geram. Hal ini juga menjadi suatu keuntungan untuk para pembangkang dari Rep Irlandia yang sudah menentang protes perdamaian.

Dari kelompok republik garis keras akan memberikan pendapat bahwa beberapa prinsip-prinsip kebebasan berada di pulau tersebut dan juga fakta kalau Irlandia Utara secara de facto bisa berubah ada di bawah Inggris. Adapun dampak yang lainnya kemungkinan adalah permintaan pembagian kekuasan eksekutif dalam tingkatkan pajak berada di tingkat rendah.

Dari negara tetangga, Rep. Irlandia sudah memberikan tingkat pajak yang rendah kepada korporasi sebesar 12,5 persen agar bisa memikat perusahaan internasional seperti Google sampai dengan Apple. Hal ini mengakibatkan ada ratusan ribu lapangan pekerjaan sudah tersedia. Hal tersebut membuat dari Irlandia Utara menjadi iri ingin bisa seperti itu.

“Ada beberapa indikasi yang terlihat bahwa orang Inggris yang sudah menjungkirbalikkan kehendak demokratis dari orang yang ada di utara Irlandia. Republik dan serikat, dimana mereka telah memberikan dukungan untuk kubu Remain,” terang dari para pemimpin partai nasional Irlandia Utara yang bernama Kearney disebutkan kepada laman The Guardian untuk hari kemarin, Kamis (24/6/16).

Dampak dari Brexit juga bisa membuat partai Skotlandia Hijau memberikan sinyal kalau kubunya mengharapkan referendum kedua ingin merdeka.

No related content found.

Be Sociable, Share!