Kabar Internasional – Demi Videonya Viral, Remaja di Amerika Serikat Tembak Pacarnya Hingga Tewas

Seorang remaja di Amerika Serikat telah menembak pacarnya sendiri di Minnesota, Amerika Serikat pada Selasa 27/6/2017. Remaja berusia 19 tahun dan bernama Monalisa Perez tak sengaja telah menembak pacarnya hingga tewas. Pacarnya yang bernama Pedro Ruiz lll 22 tahun, telah meninggal dunia setelah tidak sengaja tertembak. Keduanya sebenarnya akan membuat video terbaru bagi channel Youtube mereka.

Tidak lama sesudah kejadian mengerikan tersebut, Perez lalu menelepon 911 serta melaporkan tindakan cerobohnya. Ruiz meninggalkan Perez yang saat ini tengah hamil 7 bulan serta satu anak mereka.

Perez telah mengatakan pada pihak kepolisian bahwasannya Ruiz telah meyakinkannya untuk bisa menembakkan peluru pada buku yang tengah dipegangnya di depan dadanya. Ruiz pun telah menunjukkan pada Perez bukti dari buku yang sudah berhasil ditembaknya dengan jitu. Lalu Ruiz mempersiapkan 2 kamera guna merekam aksinya. Dirinya berharap video tersebut bisa viral di situs berbagi video, Youtube.

Lalu Ruiz bersiap untuk memegang buku tersebut dan menempatkannya di depan dadanya menjadi sasaran tembak. Lantas, Perez pun meluncurkan peluru dari pistol yang dipegangnya dengan jarak kurang lebih satu kaki atau 30 sentimeter. Pistol yang dipakai oleh Perez ialah pistol caliber Desert Eagle. Tetapi tenyata tembakan Perez meleset. Peluru tidak mengenai buku tetapi justru mengenai dada Ruiz. Tim medis yang memeriksa kondisi Ruiz di tempat kejadian perkara telah mengatakan apabila korban telah meninggal dunia di TKP.

“Keduanya saling jatuh cinta. Kejadian ini hanyalah karena video lelucon yang telah salah sasaran,” ujar Claudia Ruiz selaku Bibi Pedro Ruiz sebagaimana yang telah dilansir dari CNNIndonesia.com pada Kamis, 29/6/2017.

Claudia mengungkapkan bahwa pasangan tersebut berambisi menambah jumlah penonton pada Channel Youtube miliknya.

“Saya tak mengetahui, mengapa mereka itu begitu yakin bahwasannya buku bisa menghentikan peluru mereka,” imbuhnya.

Kejadian penembakan maut tersebut, memang telah terekam. Tetapi rekaman tersebut dianggap sebagai salah satu bukti oleh pihak kepolisian, sehingga tidak akan dipublikasikan.

Sebelum kejadian tersebut, Perez pun sempat berkicau pada akun Twitter miliknya serta mengaku bahwasannya dirinya bersama Pedro akan melakukan sebuah adegan penembakan yang mungkin jadi video paling berbahaya.

About The Author