Kabar Internasional – Editor Mode Kontroversial Kini Pergi Untuk Selamanya

 

Berita duka kini hadir di dunia mode internasional. Yaitu seorang Pimpinan dari Redaksi majalah yang dari Vogue Italia yang bernama Franca Sozzani telah meninggal dunia pada usia 66 tahun, Rabu 21/12/2016 karena penyakit kronis yang sudah dideritanya kurang lebih 1 tahun.

Berita dari kepergian Sozzani ini memang langsung menyedot dari perhatian dan juga simpati oleh para pecinta fesyen dunia. Di dalam sebuah momen langka seorng pemimpin redaksi dari Vague Amerika yang bernama Anna Wintourtelah  menulis di sebuah lama yaitu Vogue.com telah menjelaskan bagaimana persahabannya bersama dengan Sozzani telah tejalin dan sudah bertahan kurang lebih 30 tahun. Wintour dan juga Sozzani ini memulai karir mereka sebagai seorang nahkoda Vogue pada bulan yang saa yaitu pada tahun 1988 silam.

“Franca merupakan pekerja yang paling keras yang sudah saya kenal dan sayapun sangat iri dengan adanya kemammpuannya yang bekerja secara multitasking,” tulisnya.

Tak hanya koleganya yang ada di media mode saja, namun desainer juga ikut berduka. Seorang desainer Maarc Jacobs juga telah menuangkan dukanya dari akun Twitter. Dia telah mencuit, “Kontribusi besarnya pada dunia mode ini akan sangat dirindukan.”

Franca telah mengawali karirnya pada Vogue Bambini di tahun 1976 telah berjasa membawa Vogue Italia di dalam peta media fesyen di dunia. Foto editorial yang telah berani dan juga sering kali controversial dan juga terbitan secara tematis yang tak umum seperti Black Issue di tahun 2008, pada seluruh model yangsudah difoto berkulit hitam. Dari edisi itu dan bahkan harus 3 kali cetak.

Tidak hanya dari itu saja, edisi yang teah muncul 3 tahun berikutnya , yaitu tentang seroang wanita bertubuh plus itu ikut menjadi buah bibir. Sozzani telah menunjukan bahwasannya mode bukanlah hanya punya model dan juga para bintang dari layar lebar saja. Dia pun adalah seorang tokoh media fesyen  yang pertama merangkul menjadi bintang reality show, dengan meminta seorang kim Kadashian menjadi cover L’Uomo Vogue ditahun 2012 silam. 2 tahun kemudian, majalah Vogue Amerika  telah mengikuti jejaknya.

Untuk itu, Sozzani memang kerap mengangkat sebuah tema yang tak biasa ada di sebuah majalah mode misalnya saja tentang tumpahan minyak pada laut lepas, kekerasan di dalam rumah tangga, sisi buruk dari operasi plastic, anoreksia, nudism, serta rasisme pada dunia fesyen.

Be Sociable, Share!