Kabar Internasional – Eks Bos FBI Telah Mengaku Didesak Trump Stop Investigasi Rusia

James Comey, eks Direktur Biro Investigasi Federal atau FBI mengaku telah didesak oleh Donald Trump guna menghentikan penyelidikan komunikasi ilegal dari Michael Flynn yang merupakan mantan Penasihat Keamanan Nasional. Komunikasi ilegal dengan Rusia itu, terjadi ketika masa kampanye pada pemilihan umum 2016.

“Saya cukup memahami apabila Presiden Trump telah meminta kepada kami agar menghentikan investigasi Flynn, sebab kasus komunikasi ilegalnya bersama Sergei Kislyak atau Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat pada Desember tahun lalu,” ungkap Comey pada pernyataan resminya hari Rabu 7/8/2017.

Comey mengungkapkan apabila Trump masih terus membahas akan penyidikan FBI atas dugaan adanya intervensi Rusia pada pemilu Amerika Serikat yang lalu. Hal ini telah membuat Trump merasa tikda nyaman. Sebab presiden Amerika Serikat ke – 45 tersebut, terkesan telah berupaya untuk mencampuri investigasi sensitif di lembaganya.

“Saya pun mengharapkan agar anda mampu melihat jalan dengan jelas guna meninggalkan kasus ini serta membiarkan Flynn untuk pergi. Dirinya merupakan pria yang baik,” ungkap Comey sebagaimana mengutip pernyataan dari Trump keda dirinya ketika sedang bertemu di Gedung Putih, 14 Februari yang lalu.

Comey juga telah melansir pada penyataan resminya bahwa ini dengan sejumlah dokumen yang telah mengungkapkan pertemuannya dengan Trump, juga lengkap dengan kutipan secara langsung dari Donald Trump.

Dokumen tersebut telah tersebar ke public, sebelum Comey menutukan akan kesaksiannya di hadapan komite intelijen sehat pada Kamis 8/6/2017. Pada dokumen tersebut, Comey juga mengungkapkan apabila Trump juga sempat menuntut akan janji kesetiaan terhadap dirinya pada sebuah pertemuan yang terjadi pada tanggal 27 Januari yang lalu, atau sepekan sesudah sang presiden itu resmi dilantik.

Tidak lama sesudah dilantik, Trump pun langsung dibayangi dengan adanya dugaan bantuan yang datang Rusia guna memenangi Pemilu Amerika Serikat yang terjadi di bulan November yang lalu. Hal itu pun sempat mendapatkan konfirmasi dari CIA, lembaga intelijen Amerika Serikat.

Pada 30 Maret yang lalu, Comey telah mengatakan melalui sambungan telepon bahwasannya Trump sudah pernah memintanya untuk “meniadakan” penyelidikan atas campur tangan Rusia tersebut secara keseluruhan. Hal itu dikarenakan akan mempersulit dirinya untuk bisa memimpin negara tersebut.

About The Author