Kabar Internasional – Empat WNI yang Telah Dilindungi Obama, Segera Dideportasi

 

Empat WNI yang selama ini telah dilindungi semasa pemerintahan dari Barack Obama, telah ditahan oleh pihak dari Imigrasi dan Bea Cukai Negeri Paman Sam atau ICE pada hari Senin 8/5/2017. Warga Negara Indonesia itu akan segera dideportasi.

“Infonya, KJRI New York telah memperoleh akses kekonsuleran. 4 WNI itu pada keadaan baik serta tengah menunggu proses pemulangan. Pihak KJRI pun masih terus memantau perkembangan,” ungkap Lalu Muhammad Iqbal selaku Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia serta BHI Kementerian Luar Negeri.

Iqbal telah mengatakan bahwa keempat warga negera Indonesia tersebut, sebenarnya sudah berada di Amerika Serikat semenjak tahun 2000 serta sudah meminta suaka, namun telah ditolak di tahun 2012. Iqbal juga menambahkan apabila deportasi tersebut terkait atas penolakan suaka itu.

Sebagaimana yang telah dilansir dari WNYC, radio republic New York, keempat warga negara Indonesia itu beragama Kristen. Mereka telah hijarah dari Indonesia serta menuju Amerika Serikat dengan menggunakan visa turis guna menghindari ancaman yang telah berkaitan dengan agama pada medio tahun 90 – an.

Tidak lama setelah itu, atau tepatnya selepas kejadian 9/11, pemerintah negeri Paman Sam di bawah Presiden George W Bush, telah memberlakukan tentang aturan imigrasi yang baru, yakni bagi semua pemegang visa, yang berasal dari negara mayoritas Muslim, itu harus mendaftarkan diri pada pemerintah.

Meski pun beragama Nasrani, tetapi keempat warga negara Indonesia tersebut tidak luput dari aturan itu. Mereka pun tetap diwajibkan untuk mendaftarkan dirinya pada lembaga federal. Tetapi ternyata, suaka bagai keempat WNI tersebut telah ditolak, sebab aplikasi mereka telah melewati tenggat waktu, yakni satu tahun sesudah ketibaan mereka di Amerika Serikat.

Meski pun demikian, merka masih tetap berada di New Jersey tanpa adanya status permanen. Mereka telah bekerja secara serabutan pada pabrik atau pun gudang. Sampai akhirnya pada tahun 2016 yang lalu, ICE telah melancaran operasi guna menggerebek sejumlah titik yang menjadi tempat berkumpulnya para warga ilegal.

Pada waktu itu, ada banyak WNI yang telah ditahan, kemudian sebagian dari mereka telah dideportasi dan sebagian lagi masih bertahan. Di tahun 2009 lalu, komunitas Kaper – Dale telah membuat perjanjian bersama pemerintahan Obama, dimana akhirnya telah mengizinkan puluhan orang bisa tetap tinggal di Amerika Serikat di bawah masa percobaan dengan nama perintah supervise.

Perjanjian tersebut, ternyata hanya bertahan sampai tahun 2012, kemudian proses deportasi pun kembali telah dilakukan. Kaper – Dale akhirnya mengubah gereja mereka jadi tempat perlindungan para pengungsi. Mereka telah menampung empat warga negara Indonesia itu dalam kurun waktu 11 bulan.

Be Sociable, Share!