Kabar Internasional – Enam Orang Ditangkap Setelah 1,4 Ton Kokain Berhasil Disita

 

Sekelompok orang yang diduga merupakan penyelundup telah ditangkap setelah berusaha untuk membawa 1,4 ton kokain ke Australia menggunakan kapal pesiar. Pihak yang berwenang mengatakan bahwa pihaknya berhasil menyita barang terlarang tersebut yang diangkut menggunakan apa yang mereka sebut sebagai kapal induk di perairan internasional.

Enam orang pria yang berusia antara 32 hingga 66 tahun akan menghadapi ancaman hukuman penjara seumur hidup jika telah terbukti bersalah atas apa yang polisi katakan sebagai penyitaan kokain terbesar di Australia, di mana narkoba tersebut jika terjual akan bernilai sebesar US$ 312 juta.

Pihak otoritas dari Selandia Baru pertama kali memberikan informasi kepada rekan-rekan mereka di Australia tentang sebuah yacht berukuran panjang 12 meter bernama lambung Elakha pada bulan Agustus tahun 2014, kemudian pihak yang berwenang segera mencari informasi intelijen mengenai pemilik dari kapal pesiar tersebut dan kru yang berada di dalamnya.

Kapal tersebut, diduga berawak pria asal Selandia Baru bernama Hamish Thompson yang berusia 63 tahun dan pria keturuan Swiss-Fiji bernama Valentino Fries berusia 54 tahun telah melakukan perjalanan menggunakan kapal induk yang bermuatan kokain tersebut dan menunggu di samudra Pasifik di bagian selatan pada hari Kamis (2/2) malam waktu setempat. Pihak kepolisian mengatakan bahwa kapal tersebut di henttikan oleh kapal HMS Bathurst, sekitar 270 kilometer dari kota Sydney.

Kepolisian federal Australia melalui deputi komisaris Neil Gaughan mengatakan bahwa ada dugaan sindikat lintas batas yang berada di balik penyelundupan narkoba tersebut.

“Mereka tertarik untuk membawa penderitaan kepada masyarakat Australia dan mereka semua hanya peduli dengan isi didalam kantong mereka sendiri,” kata Gaughan kepda wartawan dalam sebuah konferensi pers pada hari Senin (6/2).

Baik Thompson dan Fries, keduanya akan menghadapi tuduhan pelanggaran dengan mengimpor kuantitas komersial perbatasan untuk obat-obatan yang dikendalikan oleh negara. Keduanya telah muncul di pengadilan lokal di pusat kota Sydney pada hari Senin (6/2) kemarin, dan akan menghadapi tuntutan hukuman hingga hari Rabu (8/2).

Tiga orang lainnya yang diduga anggota sindikat, David Wren, Kevin Michael Geraghty dan Glen James Willcox akan mendatangi pengadilan lokal di Nowra pada hari Jumat (10/2) mendatang.

Be Sociable, Share!