Kabar Internasional – Erdogan Menyebutkan Militan Kurdi Menjadi Dalang Bom Mobil

 

Recep Tayyip Erdogan selaku Presiden Turki telah mengatakan bahwa kelompok militant Kurdi, telah menjadi dalang atas bom mobil yang telah meledak di kota Kayseri. Kurdistan Workers Party telah melakukan pemboman dengan menggunakan mobil. Mobil tersebut telah meledak di dekat bus yang tengah membawa personel militer. Karena bom tersebut, setidaknya 13 tentara dikabarkan telah menjadi korban tewas sementara itu 56 tentara mengalami luka – luka.

Bom yang telah meledak pada seberang dari kampus Erciyes University itu telah terjadi berselang satu minggu dari bom kembar yang sudah terjadi pada Stadion Besiktas di hari Sabtu malam 10/12/2016 waktu setempat. Atas insiden bom kembar tersebut, telah menyebabkan 44 orang meninggal dunia.

“Gaya serta tujuan dari serangan tersebut begitu jelas dalam menunjukkan tujuan dari organisasi sparatis tersebut untuk memecah belah negara Turki. Dengan memecah kekuatan yang dimilikinya serta untuk memfokuskan energy dan juga kekeatan pada tempat yang lain,” ungkap Erdogan pada pernyataannya sebagaimana yang telah dilansir dari Reuters pada Sabtu 17/12/2016.

“Kita pun mengetahun bahwa serangan tersebut, telah membuat kita mengalami sebuah ketidakamanan pada negara kami sendiri, utamanya dari Suriah dan Irak,” imbuhnya.

Erdogan sendiri telah memberikan lebel pada Kurdistan Woekers Party atau PKK sebagai salah satu organisasi teroris sparatis. PKK yang telah menginginkan otonomi pada kaum minoritas Kurdi yang telah dianggap oleh Amerika Serikat, Turki serta Uni Eropa sebagai kelompok teroris.

Sebelumnya, bus yang telah ditumpangi oleh para tentara Turki yang tengah tidak bertugas itu telah terkena serangan bom mobil. Berdasarkan tayangan dari televise setempat, nampak bus hangus serta ringsek terkena efek ledakan.

Kantor berita Dogan pun menyebutkan bahwa ledakan telah terjadi di kota Kayseri, Turki. Masih berdasarkan berita dari Dogan, ledakan dari bom mobil tersebut telah terjadi ketika bus yang tengah berisi tentara itu sedang melewati mobil yang diyakini telah berisi bahan peledak.

Para korban luka sudah dilarikan menuju rumah sakit setempat. Sementara itu, Otoritas Militer Turki telah menyebutkan bahwa ada sejumlah warga sipil juga menjadi korban luka – luka karena ledakan tersebut. Namun masih belum diketahui terkait dengan adanya korban tewas yang berasal dari pihak sipil.

Be Sociable, Share!