Kabar Internasional – Erdogan Setuju Mengerahkan Pasukan Turki Menuju Qatar

 

Presiden Tayyip Erdogan telah menyepakati akan legalasi terkait atas pengerahan pasukan Turki menuju Qatar. Langkah tersebut telah menjadi salah satu signal dalam memberikan dukungan pada negara Teluk tersebut dalam menghadapi isolasi yang sudah dijatuhkan oleh sejumlah negara Arab dengan tuduhan terorisme.

Proses dari legislasi tersebut telah rampung sesudah dipublikasikan media pemerintah resmi pada Jum’at 9/6/2017, menyusul atas pengumuman presiden di kantor kepresidenan, satu hari sebelumnya. Undang – undang itu baru akan diajukan parlemen pada hari Rabu serta Erdogan langsung memberikan persetujuannya.

Mesir, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi telah memutuskan akan hubungan diplomatic bersama Qatar di awal pekan ini. Hal itu dikarenakan negara – negara tersebut telah menuding Qatar sudah memberikan dukungan pada militant Islamis serta musuh bebuyutan kawasan, yakni Iran. Sejumlah negara pun mengikuti sejumlah langkah tersebut, serta sedangkan Doha telah menampik tuduhan itu.

Qatar pun telah bersumpah mengakhiri isolasi serta menyatakan tak akan merelakan apabila kedaulatannya untuk kebijakan luar negeri untuk menyelesaikan krisis diplomatic paling besar du kawasan dalam beberapa tahun belakangan ini.

Sesudah mengerahkan pasukan Turki pada sebuah pangkalan yang ada di Doha, pesawat tempur serta kapal peran juga akan segera dikirimkan. Sebagaimana yang telah dilaporkan oleh surat kabar Hurriyet, dikutip dari Reuters.

“Sejumlah pesawat tempur serta kapal perang Turki nantinya akan dikirim menuju pangkaan itu serta dipastikan sesudah ada persiapan laporan berdasarkan dari peninjauan awal yang ada di sana,” ungkap Hurriyet.

Sebuah delegasi Ankara yang sudah dikirim menuju Qaar pada beberapa hari yang akan datang, akan melakukan peninjauan situasi pada pangkaan yang saat ini telah menjadi rumah dari 90 tentara dari Turki.

Sejumlah pejabat Turki masih belum bisa untuk memberikan komentar dengan lengkap terkait atas laporan itu. tetapi Hurriyet telah menyebutkan adanya rencana untuk bisa mengirimlan 200 – 250 tentara pada kurun waktu 2 bulan ini sebagai sebuah tahap awal.

Erdogan pun menyepakati perjanjian lain diantara militer Qatar dan Turki terkait akan latihan bersama di hari Kamis. Kedua undang – undang tersebut telah disusun sebelum adanya sengketa pada Timur Tengah pecah.

 

Be Sociable, Share!