Kabar Internasional – Filipina Blokir Situs Dewasa karena Menjadi Pengakses Situs Porno Nomor Satu

Pemerintah Filipina telah mengikuti jejak yang telah dilakukan oleh Indonesia, yakni dengan melakukan pemblokiran pada situs – situs porno ternama. Situs – situs yang telah terblokir diantaranya, Xvideos, Redtube, Pornhub serta sejumlah situs yang memiliki konten porno lainnya. Pemblokiran tersebut telah dilakukan mulai Sabtu 14/1/2017 yang lalu.

Pemblokiran itu berselang 10 hari setelah negara Filipina telah dinyatakan berada pada peringkat teratas dari pengunjung situs esek – esek berdasarkan survei yang telah dilakukan oleh Pornhub.

Edgardo Cabarios selaku Wakil Komisaris NasionaI Komisi Telekomuniasi telah mengungkapkan bahwa pemerintah Filipina telah menyuruh agar semua penyedia dari layanan intenet seluler agar melakukan pemblokiran akses menuju situs dewasa. Baik termasuk Sun serta Smart seluler.

Apabila diakses, maka situs tersebut akan menunjukkan pemberitahuan, “Situs ini sudah diblokir dibawah kewenangan dari Pemerintah Filipina sesuai Undang – Undang Republik 9775 dan UU Anti Pornografi Anak.”

Langkah pemblokiran pada situs dewasa tersebut, sejalan dengan tekad dari Presiden Rodrigo Duterte guna “membersihkan” rakyat Filipina.

Dilain pihak, ketika dimintai keterangan, pihak situs Pornhub mengaku begitu kecewa atas kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Filipina.

“Sangatlah mengecewakan. Pornhub harus mendapatkan blokiran. Mungkin saja orang – orang akan beralih pada situs – situs yang lebih kecil. Apabila hal itu dilakukan, tentu saja akan memiliki resiko yang lebih besar. Padahal, sebenarnya kami terbuka untuk melakukan kerja sama bersama pemerintah dan juga bersedia untuk bisa menyesuaikan konten yang mampu memenuhi standar Filipina,” ungkap salah satu Jubir Pornhub, sebagaimana yang telah dilansir dari Daily Mail pada Selasa 17/1/2017.

Dengan diberlakukannya pemblokiran situs porno tersebut, kini Filipina telah menjadi negara yang kesekian kalinya yang telah melarang akan akses pada situs porno. Dimana aturan tersebut sebelumnya telah diterapkan di China, Indonesia, Arab Saudi, Kuba, Thailand, Islandia, Mesir, Rusia dan Pakistan.

Pemerintah Filipina pun tidak ingin hanya main – main dalam melakukan pemblokiran situs porno. Mereka pun akan terus melacak dan melakukan pemblokiran pada situs – situs yang memiliki konten porno dan bisa diakses oleh warga Filipina. Pemerintah pun akan bersungguh – sungguh dalam melakukan kebijakannya tersebut, supaya warga Filipina tidak lagi mengakses situs dewasa.

About The Author