Kabar Internasional – Gerilyawan Bunuh 50 Warga Desa Afgahnistan di Wilayah Provinsi Utara

 

Gerilyawan telah menyerang sebuah desa di provinsi Sar-Pul Utara, Afghansitan utara yang menewaskan sebanyak 50 orang. Menurut para pejabat setempat, korban serangan yang tewas tersebut termasuk wanita dan anak-anak.

Militan tersebut menyerang sebuah pos keamanan di daerah Mirza Olang di distrik Sayaad dalam waktu semalam, membakar 30 rumah, kata Zabihullah Amani, seorang juru bicara gubernur provinsi pada hari Minggu (6/8).

Dia mengatakan bahwa pertempuran masih terus berlangsung namun sebanyak 50 orang, termasuk anak-anak, wanita dan pria lanjut usia, menurut para tetua di desa, kebanyakan dari mereka adalah anggota komunitas Syiah Hazara, yang kemungkinan telah terbunuh.

“Mereka terbunuh dengan cara yang brutal dan tidak manusiawi,” katanya. Tujuh anggota pasukan keamanan Afghanistan juga telah tewas beserta dengan sejumlah gerilyawan.

Terdapat banyak rincian mengenai serangan tersebut, termasuk identitas dari pemberontak, yang tidak dengan segera diperjelaskan. Amani mengatakan bahwa mereka adalah kelompok campuran pejuang Taliban dan Negara Islam. Namun, Taliban membantah ikut terlibat dalam serangan tersebut, dan menolak klaim tersebut sebagai bentuk propaganda.

Meski Taliban dan ISIS biasanya saling bermusuhan, kesetiaan pasukan mereka terkadang mencair dengan pejuang dari kedua kelompok kadang-kadang mengubah sisi mereka dan saling bekerja sama dengan militan dari kelompok lain.

Seroang pejabat senior pemerintahn di Kabul mengatakan bahwa lebih banyak pasukan keamanan, termasuk pesawat tempur angkatan udara Afghanistan yang dikirimkan ke lokasin kejadian penyerangan tersebut.

Pertempuran di Afghanistan telah mengalami peningkatan pada tahun ini, dengan puluhan insiden berhasil dicatat pada setiap harinya. Menurut PBB, pada paruh pertama tahun ini, tercatat 1.662 warga sipil telah tewas terbunuh dan 2.851 orang lainnya mengalami luka-luka.

Selain warga sipil, sejumlah tentara asing juga telah tewas dalam serangkain serangan sebelumnya, ketika dua tentara Amerika Serikat tewas oleh serangan bom bunuh diri kelompok Taliban ketika tengah berkonvoi di dekat Kandahar di wilayah selatan Afghanistan.

Pihak Taliban sendiri mengklaim dengan cepat atas serangan tersebut dan melebih-lebihkan bahwa serangan mereka telah berhasil menewaskan 15 tentara Amerika Serikat. Seblumnya juga sempat terjadi serangan terhadap kelompok Syah oleh pejuang Negara Islam di sebuah masjid, serangan itu sendiri diklaim menewaskan hampir 50 orang dan melukai sekitar 80 an orang.

Be Sociable, Share!