Kabar Internasional – Gunung Etna Erupsi, 10 Orang Terluka

Gunung berapi aktif paling besar di Eropa, sudah meletus dua kali di minggu ini dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Gunung tersebut adalah Gunung Etna. Tidak hanya telah memuntahkan ratusan lava ke udara,  letusan tersebut juga telah menimbulkan korban jiwa.

Setidaknya sudah ada 1 0 orang yang mengalami luka – luka setelah letusan dari Gunung Etna  telah menghantam salju. Gunung api aktif tersebut  berada di Italia dan terakhir meletus pada dua pekan yang lalu.

Namun hal ini ternyata mampu membuat para wisatawan tertarik untuk bisa melihatnya secara langsung peristiwa alam itu. Pada sebuah letusan, magma yang berasal dari Gunung tersebut telah menghantam salju. Hal itu menyebabkan batu – batu telah beterbangan serta menghujani para wisatawan yang tengah melihat peristiwa alam tersebut. Para wisatawan pun berlarian menyelamatkan diri.

Sebagai mana yang telah dikutip USA Today pada Jum’at 17/3/2017, 6 wisatawan telah dirawat pada sebuah rumah sakit,  dimana sebagian besar telah mengalami cedera pada bagian kepala. Namun semuanya tidak dalam kondisi kritis.

“Mereka telah berlarian menuruni gunung namun dengan dihujani oleh bebatuan. Mereka menghindari batu – batu yang telah terbakar serta ada uap yang mendidih. Tentu saja itu menjadi sebuah pengalaman yang sangat tidak ingin saya ulangi lagi,”  ujar Rebbeca Morelle,  salah satu koresponden BBC pada akun Twitter miliknya ketika mengabaikan peristiwa itu.

Gunung Etna merupakan Gunung berapi yang aktif dan tertinggi yang ada di Eropa. Dimana ketinggian dari gunung tersebut mencapai 10.810 kaki, berdasarkan catatan dari The Atlantic. Berdasarkan catatan sejarah, letusan paling dahsyat dari Gunung tersebut telah terjadi pada 3.500 tahun yang lalu. Letusan dari Gunung ini dalam beberapa tahun terakhir ini tidak menyebabkan kerusakan yang signifikan bagi penduduk yang hidup serta bertani di lereng gunung.

Berdasarkan video yang telah beredar, nampak semburan lava serta sabu vulkanik seperti gunung yang telah meletus, hampir secara terus – menerus telah terjadi di sepanjang hari. Hal itu telah diungkapkan oleh Institut Geologi & Vulkanologi Italia yang telah merilis rekaman tersebut.

About The Author