Kabar Internasional – Hakim Senior di Mesir, Gantung Diri Setalah Diperiksa Terkait Korupsi

 

Salah seorang hakim senior yang berada di Mesir, telah ditemukan tewas gantung diri. Hakim tersebut gantung diri setelah diperiksa oleh pihak kepolisian Mesir. Insiden tersebut telah terjadi, satu hari setelah hakim senior tersebut, ditangkap karena diduga telah terlibar dalam kasus korupsi.

Sebagaimana yang telah dilansir dari AFP pada Rabu 3/1/2017, hakim yang diketahui bernama Wael Shalabi tersebut, juga telah menjabat sebagai Sekretris Jenderal Dewan Negara Mesir, pengadiIan administratif. Dirinya telah dibawa menuju kantor kepolisian guna dimintai keterangan pada hari Minggu 1/1/2017 waktu setempat.

Setelah korban dimintai keterangan, ternyata jaksa setempat telah memerintahkan agar korban ditahan dalam kurun waktu empat hari kedepan guna menjalani penyelidikan yang masih akan terus berlangsung.

Sebenarnya, penangkapan Shalabi telah dilakukan beberapa hari setelah pihak Otoritas Pengawasan Administratif setempat, telah melacak praktik korupsi yang terjadi di institusi pemerintahan. Otoritas tersebut telah menangkan Gamal al – Labban selaku Direktur Pengadaan di Dewan Negara Mesir.

Kantor jaksa setempat telah merilis gag order terkait publikasi rincian dari kasus tersebut, setelah kabar bahwa Shalabi telah tewas karena gantung diri di dalam tahanan telah mencuat ke public. Gag order adalah istilah hukum untuk perintah pengadilan yang telah melarang pembahasan terkait dengan kasus tertentu pada luar batasan yang telah ditetapkan oleh pengadilan.

“Dirinya (Shalabi) telah menghadapi begitu banyak tekanan (ketika menjalani intrograsi dengan petugas),” jelas Sayed el – Beheiry selaku pengacara dari Shalabi pada AFP.

“Dirinya telah menyangkal terkait akan tudingan yang sudah diarahkan kepada dirinya,” tambahnya.

“Dirinya telah pergi menuju toilet, kemudian mengikat syal pada pemanas air lalu menggantung dirinya sendiri. Hal ini merupakan sebuah kelalaian dari pihak kepolisian sebab dirinya telah menjadi subjek atas tekanan psikologis,” kata El – Beheirry.

El – Beheirry juga telah menyatakan bahwasannya berdasarkan hasil dari autopsi yang telah dilakukan, telah menunjukkan bahwasannya Shalaby telah tewas karena bunuh diri. Shalaby sudah nekat mengakhiri hidupnya, disaat proses penyelidikan masih berlangsung. Dirinya telah izin untuk ke toilet, namun ternyata dirinya telah memutuskan untuk mengakhiri sendiri hidupnya.

Be Sociable, Share!