Kabar Internasional – Hakim Spanyol Penjarakan Delapan Anggota Pemerintah Catalan

Seorang hakim di Madrid telah memerintahkan delapan anggota pemerintah Catalan yang digulingkan untuk segera ditahan dalam rumah tahanan. Sambil menunggu kemungkinan meluncurkan dakwaan atas deklarasi kemerdekaan pekan lalu.

Carmen Lamela, yang duduk di pengadilan nasional Spanyol, memerintahkan untuk memenjarakan delapan mantan menteri – termasuk Oriol Junqueras, wakil presiden yang digulingkan, Carles Puigdemont – pada hari Kamis (2/11)  saat mereka diselidiki atas kemungkinan tuduhan penghasutan, pemberontakan dan penyalahgunaan dana publik.

Lamela memutuskan bahwa kesembilan orang, yang mengundurkan diri sehari sebelum parlemen Catalan memilih untuk mengumumkan kemerdekaan pada Jumat (27/10) pekan lalu, dapat tetap bebas dengan membayar jaminan sebesar 50.000 euro.

Pengacara untuk mereka yang tengah diselidiki mengatakan bahwa klien mereka akan mengajukan banding atas keputusan hakim tersebut, yang mereka anggap bahwa hal tersebut tidak dapat dibenarkan, tidak proporsional dan telah ditentukan sebelumnya.

Puigdemont, yang melakukan perjalanan ke Brussels beberapa saat sebelum jaksa agung Spanyol mengumumkan niatnya untuk mengajukan tuntutan tersebut, iat telah dipanggil untuk menghadiri pengadilan nasional tersebut untuk memberikan bukti pada hari Kamis (2/11) dan Jumat (3/11).

Dalam sebuah permintaan tertulis kepada Lamela, jaksa mengatakan bahwa Puigdemont dan empat anggota lainnya di pemerintahannya sadar bahwa mereka telah diperintahkan untuk bersaksi, namun memilih untuk tidak hadir.

“Berulang kali upaya untuk mengirimkan panggilan di rumah dan panggilan telepon yang berulang telah diabaikan,” kata mereka. “Carles Puigdemont secara terbuka menyatakan niatnya untuk tidak muncul dan telah meminta untuk membuat pernyataan melalui konferensi video, tanpa memberikan informasi apapun tentang keberadaannya saat ini.”

Akibatnya, mereka menambahkan, mereka meminta agar Puigdemont ditemukan dan ditangkap, bersama dengan empat menteri regional lainnya yang juga berada di Belgia.

Pada akhir hari Selasa (31/10), pengacara Belgia Puigdemont Paul Bekaert mengklaim kepada siaran negara VRT, bahwa sebuah surat perintah dikeluarkan untuk lima politisi Catalan, namun ini bertentangan dengan sumber peradilan Spanyol.

“Saya baru saja mendengar dari klien saya bahwa surat perintah tersebut telah dikeluarkan untuk presiden dan empat menterinya yang berada di Belgia. Tuan Puigdemont akan tinggal di sini. Dia mengatakan bahwa dia akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang Belgia selama prosedur tersebut, “kata Bekaert.

About The Author

Reply