Kabar internasional – Hamas Tembakkan Roket, Israel Bombardir Gaza

Warga Palestina menembakkan puluhan roket ke Israel selatan dan Israel meluncurkan sejumlah serangan udara di Gaza ketika pertempuran memasuki hari kedua pada hari Kamis (9/8). Meskipun ada upaya untuk menengahi gencatan senjata untuk mengakhiri bulan-bulan kekerasan yang memanas.

Para pejabat Palestina mengatakan tiga orang tewas dalam serangan Israel: seorang anggota kelompok Hamas yang mengatur Gaza, seorang wanita hamil, dan anaknya yang berusia 18 bulan. Setidaknya lima warga sipil terluka, kata pejabat medis setempat. Militer Israel mengatakan tujuh orang terluka di Israel selatan; satu diidentifikasi oleh majikannya sebagai pekerja pertanian Thailand.

Pertukaran, yang dimulai pada hari Rabu, tetap berada dalam parameter yang sudah dikenal. Kebakaran roket dari Gaza tidak menargetkan jantung Israel dan militer Israel mengatakan serangan udara terbatas pada instalasi Hamas. Yuval Steinitz, anggota kabinet dalam Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengatakan kepada Radio Israel: “Kami tidak ingin perang dan tidak tertarik pada konfrontasi yang lebih luas tetapi pada saat yang sama itu pasti bisa terjadi karena kami tidak akan memberikan konsesi kepada Hamas.”

Netanyahu dijadwalkan mengadakan kabinet keamanan nanti untuk menilai situasinya. Gejolak itu muncul setelah para pejabat di kedua belah pihak telah berbicara tentang potensi kemajuan dalam upaya Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Mesir untuk menengahi gencatan senjata guna mengakhiri bulan-bulan kekerasan dan meringankan penderitaan kemanusiaan dan ekonomi yang semakin mendalam di Jalur Gaza.

Sirene peringatan roket terdengar hampir non-stop di kota Sderot Israel selatan dan masyarakat perbatasan lainnya dari matahari terbenam pada hari Rabu (8/8). Banyak penghuni memiliki kamar yang diperkuat di rumah mereka di mana mereka dapat berlindung. Militer mengatakan lebih dari 150 roket dan bom mortir ditembakkan dari Gaza. Sirene ambulan bergema sepanjang malam di Gaza, di mana keluarga-keluarga berkerumun di rumah saat ledakan yang kuat mengguncang gedung-gedung. Militer Israel mengatakan pesawatnya menyerang 140 fasilitas milik Hamas.

Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri menyalahkan Israel atas eskalasi, mengutip pembunuhan dua orang bersenjata Hamas hari Selasa di Gaza utara yang ia gambarkan sebagai tidak beralasan. Laporan-laporan media Israel mengatakan, tembakan dari orang-orang bersenjata itu tampaknya menjadi bagian dari latihan Hamas dan tidak diarahkan ke Israel. Seorang juru bicara militer Israel mengatakan para anggota Hamas menembak ke arah umum perbatasan Israel.

About The Author

Reply