Kabar Internasional – Inilah Identitas Penembak Di Orlando AS

Dari berita yang banyak di bicarakan hari ini, yaitu terjadinya penembakan berada di Orlando. Saat ini identitas dari sang pelakunya sudah berhasil untuk di ketahui. Pria tersebut bernama Omar Mateen yang telah lahir berada di tahun 1986 silam berada di New York disebutkan telah dibesarkan berada di kawasan Florida.

Sang pria yang di ketahui adalah keuturan dari Afganistan tersebut telah menduduki sekolah berada di sekolah negeri Florida dan sudah mendapatkan gelar sarjana khusus untuk criminal justice berasal dari Indiana River State Collage di tahun 2016 silam. Hal tersebut yang sudah di ungkapkan oleh juru bicara dari sekolahnya bernama Michelle Abaldo. Sang pelaku penembakan Orlando tersebut sudah bekerja menjadi petugas keamanan dan mempunyai suatu minat kepada penegak hukum. Menyebutkan kepada rekan-rekannya ternyata dirinya ingin bisa menjadi bagian dari polisi New York, NYPD. Jika di lihat berada di dalam akun Myspace miliknya, Mateen sering kalinya untuk berfoto dengan menggunakna baju seragam NYPD.

Berasal dari lembaga catatan sipil dari Florida menyebutkan, Mateen kini mempunyai izin untuk bisa membawa senjata dan izin menjadi petugas keamanan. Keterangan dari beberapa rekan-rekannya, Mateen sudah menikah sebanyak dua kali. Akan tetapi kedua pernikahan yang sudah dia jalani akhirnya kandas. Dari istri keduanya dirinya sudah mempunyai satu anak. Sedangkan dari istri pertamanya yang bernama Sitora Yusufiy, memberikan pengakuan kalau dirinya sudah kerap untuk di siksa oleh sang suaminya tersebut. Sampai saat ini masih belum di ketahui.

Sitora Yusufiy, yang sudah sebutkan kalau sang suaminya mendapatkan ganggauan kejiwaan seperti bipolar atau berkepribadian ganda karena mempunyai dua peragai dengan berbeda.

“Mateen dalam keterangannya memang cukup taat beraama. Suatu hari dirinya ingin bisa menjadi polisi di New York. Dirinya semakin religious setelah dari pernikahan keduanya gaga. Bahkan dirinya sudah sempat untuk pergi ke arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji,” terang dari salah satu temannya kepada laman media Washington Post untuk hari ini Senin (13/6/6).

“Untuk masalah begabung dengan ISIS, dirinya tidak pernah mengungkapkan sekalipun,” terangnya.

About The Author