Kabar Internasional – Ivanka Dihujat, Trump Menyindir Anak Clinton

 

Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat telah membela anak perempuan kesayangannya, Ivanka Trump. Baru – baru ini Ivanka telah dikritik karena telah menggatikan posisi pada sebuah rangkaian pertemuan diantara kepala negara pada KTT G – 20 yang berlangsung di Hamburg Jerman pada Sabtu pekan lalu.

“Ketika saya meninggalkan ruangan di KTT guna melakukan sejumlah pertemuan singkat dengan perwakilan dari Jepang serta sejumlah negara yang lainnya, saya pun meminta agar Ivanka duduk pada kursi saya. Hal itu sangatlah standar dan Angela Merkel telah menyetujuinya,” sebagaimana yang telah dikicaukan oleh Donald Trump pada akun Twitternya pada Senin 10/7/2017.

Setelah dirinya diangkat menjadi asisten pribadi dari sang ayah, Ivanka Trump memang kerap kali terlihat ada pada acara – acara kenegaraan. Tidak tanggung – tanggung, Ivanka pun seolah juga telah dilibatkan secara langsung pada pembicaraan Trump ketika bersama dengan sejumlah kepala negera.

Pada KTT G20, Ivanka nampak duduk bersebelahan dengan Xi Jinping selaku Presiden China, Angela Merkel Kanselir Jerman, Recep Tayyip Erdogan selaku Presiden Turki serta Theresa May selaku Perdana Menteri Inggris.

Sebagaimana yang telah dikonfirmasi oleh Gedung Putih serta diplomat Amerika Serikat, kehadiran Ivanka pada KTT G20 tersebut telah memicu dugaan terkait adanya nepotisme. Hal itu muncul karena Trump telah dianggap sudah kerap kali mengutamakan keluarganya pada posisi pemerintahan.

Tidak sedikit masyarakat serta akademisi yang telah menganggap bahwa langkah Ivanka itu telah melanggar protokol diplomatic serta bisa saja membuat malu negara.

Menanggapi kritikan dan ditujukan pada putrid sulungnya, Trump pun menyinggung hal yang serupa ketika Chelsea Clinton selaku anak dari Hillary Clinton. Menurut Trump, ketika mantan rivalnya saat menjadi Menteri Luar Negeri, juga pernah melakukan hal serupa.

“Apabila Chelsea Clinton itu diminta untuk menggantikan ibunya, saat ibunya menyerahkan negara ini dengan begitu saja. bahkan berita palsu pastinya mengatakan ‘Chelsea for pres!’,” imbuh Trump.

Tidak lama kemudian, Chelsea pun segera membalas serangan tersebut serta membantah apabila ibu bapaknya yang merupakan Presiden Amerikan Serikat ke – 42, tidak pernah memintanya untuk menggantikan posisi sebagaimana yang telah dituduhkan oleh Trump.

Be Sociable, Share!