Kabar Internasional – Kapal AL Prancis Temukan Sinyal Kotak Hitam EgyptAir MS804

Kini ada sinyal terbaru sudah didapatkan dan di yakini berasal dari salah satu kotak hitam yang saat ini masih di cari-cari, yaitu kotak hitam milik dari pesawat EgyptAir MS804. Sudah di ketahui bahwa pesawat EgyptAir MS804 ini sudah jatuh berada di Laut Mediterania berada di bulan lalu. Berasal dari komite investigasi Mesir baru saja menyebutkan masalah itu ada di hari ini, Rabu (1/6/16). Disebutkannya kalau sinyal di temukannya kotak hitam milik dari EgyptAir MS804 ini berasal dari kapal pencari milik dari Angkatan Laut Prancis. Dengan teknologi yang bagus, kapal Angkatan Laut Prancis itu sudah mempunyai sistem deteksi akustik.

Beberapa kapal yang sudah di kerahkan untuk bisa mencarikan reruntuhkan pesawat untuk jenis Airbus A320, dimana sudah mengangkut sebanyak 66 orang dan telah hilang dari radar karena jatuh ada di Laut Mediterania pada tanggal 19 Mei lalu. Berdasarkan dari komite yang ada, sebuah kapal yang lainnya sudah menginjak adanya robot pelacak, sudah menyelam ada di dasar lautan untuk bisa temukan kotak hitam milik dari EgyptAir MS804. Bisa di harapkan kalau kapal ini akan bisa tiba dalam waktu satu minggu. Menjelang kedatangan hasil pencarian dari kapal itu, kalap dari Angkata laut prancis ini sudah mengabarkan mendeteksi letak dari kotak hitam itu.

Dari kecelakaan pesawat EgyptAir MS804 ini sudah memperkuat masalah keterkaitan hilangnya kotak hitamnya, yang dimana sudah bisa di lepas berasal dari pesawat sebelum terjadinya kecelakaan. Seperti  keterangan dari perancang kawakan dari pesawat Airbus kepada wartawan untuk hari kemarin Selasa (31/6/16).

Kini dari penyelidik dalam mencari bangkai dari pesawt untuk EgyptAir MS804 yang letaknya berada di perairan dalam di kawasan Laut Mediterania. Dari kotak hitam tersebut yang sudah di buat untuk bisa memberikan sinyal selama dalam kurun 30 hari setelah kecelakaan tersebut terjadi. Waktu tersebut bisa di gunakan untuk para penyidik mencari keberadaan hilangnya kota hitam milik pesawat tersebut.

About The Author