Kabar Internasional – Kehati-hatian Korea Utara Terlihat saat Umumkan Pendirian di KTT Mendatang

Keheningan Korea Utara pada KTT mendatang dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan mungkin karena hati-hati dalam mengatur pendiriannya dalam pertemuan tersebut. Hal terserbut diungkapkan juru bicara korea Selatan hari Senin (12/3) saat pemimpin China tersebut mendesak kesabaran.

Media Korea Utara menyebutkan sebuah kunjungan delegasi dari Selatan pekan lalu, namun tidak ada liputan yang terlihat dari undangan Kim Jong Un untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atau presiden Korea Selatan untuk membahas masa depan program senjata nuklir Pyongyang.

“Kami belum melihat atau menerima tanggapan resmi dari rezim Korea Utara mengenai Korea Utara-AS. KTT, “Baik Tae-hyun, juru bicara Kementerian Unifikasi Selatan, mengatakan pada sebuah konferensi pers reguler.

“Saya merasa mereka mendekati masalah ini dengan hati-hati dan mereka butuh waktu untuk mengatur pendirian mereka.”

Pejabat Korea Selatan yang menerima undangan Kim ke Washington mengunjungi China dan Jepang minggu ini untuk memperbarui tetangga mereka dalam perundingan. Kepala Kantor Keamanan Nasional Korea Selatan, Chung Eui-yong, yang memimpin delegasi tersebut, berangkat ke Rusia pada hari Selasa setelah bertemu dengan Presiden China Xi Jinping, kata Blue House. Di Beijing pada hari Senin (12/3), Xi mengatakan kepada Chung bahwa semenanjung Korea menghadapi kesempatan penting untuk pembicaraan guna meredakan situasi.

“Pada saat yang sama, semua pihak harus melakukan kesabaran dan perhatian, dan menunjukkan kebijaksanaan politik, untuk menghadapi dan menghilangkan masalah dan campur tangan untuk melanjutkan proses perundingan dengan tepat,” media pemerintah mengutip Xi.

China berharap dapat memperlancar pembicaraan antara kedua Korea dan antara Amerika Serikat dan Korea Utara dan kemajuan substantif dalam proses denuklirisasi dan normalisasi ikatan, Xi menambahkan. Chung menyatakan terima kasih atas peran China pada sebuah pertemuan sebelumnya dengan diplomat tinggi China, Penasihat Negara Yang Jiechi.

“Presiden kami, Moon Jae-in, dan pemerintah percaya bahwa berbagai kemajuan menuju pencapaian tujuan perdamaian dan denuklirisasi semenanjung Korea dibuat dengan dukungan aktif dan kontribusi dari Presiden Xi Jinping dan pemerintah China,” katanya.

Trump setuju untuk bertemu Kim Jong Un pada akhir Mei dan kedua Korea akan mengadakan pertemuan puncak pada akhir April. Sebuah lokasi belum diputuskan untuk Korea Utara-AS puncak, sementara Kim dan Moon akan bertemu di desa gencatan senjata Panmunjom yang mengangkangi perbatasan kedua Korea.

About The Author

Reply