Kabar Internasional – Kemunculan Pertama Kim Jong Un Setalah Kematian Kakak Tirinya

Kim Jong – un yang merupakan pemimpin Korea Utara sudah tampil depan public. Kemunculan itu merupakan yang pertama kalinya setelah kematian kakak tirinya, yakni Kim Jong – nam pada Kamis 16/2/2017. Kim telah menghadiri acara peringatan untuk kelahiran sang ayah, Kim Jong – il.

Pada sebuah foto yang telah dirilis oleh Kantor Berita KCNA atau Kantor Utara Korean Central, Kiim nampak terlihat murung ketika berkunjung di Kumsunan Istana Matahari yang berada di Pyongyang guna memberikan penghormatan adat pada mendiang sang ayah.

Pada acara peringatan tersebut, masyarakat Korea Utara pun turut memberikan penghormatan pada penguasa negara. Masyarakat berbaris pada jalan pusat kota Pyongyang dimana terdapat patung perunggu raksasa dari Kim Hong – il dan Kim Il – sung yang berdiri kokoh.

Sebelumnya, Kim pun telah dikabarkan tengah menghadri pertemuan besar tetapi tak diliput oleh media. Meski pun demikian, KCNA ptak menyebutkan terkait dengan pembunuhan yang telah terjadi pada Kim Jong – nam yang terjadi di Malaysia beberapa waktu yang lalu. Sepertinya, memang tidak banyak penduduk yang mengetahui berita tersebut.

Kim Jong – nam merupakan putra sulung Kim Jong – il, ayah dari Kim Jong – un. Dirinya tadinya disebutkan akan menjadi pemimpin Korea Utara setelah wafatnya Kim Jong – il. Tetapi pada tahun 2001 silam, dirinya telah ditangkap pada Bandara Narita di Tokyo Jepang lantara mencoba memasuki Jepang dengan menggunakan paspor palsu. Kim Jong – nam menggunakan paspor Republik Dominika.

Berita tentang kematian dari Kim Jong – nam, nampaknya memang tidak banya diberitakan oleh media local Korea Utara. Hal itu karena minimnya tanggapan dari masyarakat Korea Utara atas kematian dari Kim Jong – nam yang merupakan kakak tiri dari penguasa negara.

Meski pun demikian, pengusutan kasus pembunuhan Kim Jong – nam masih terus ditelusuri oleh pihak berwajib, khususnya Malaysia. Sebab di bandara Malaysia – lah Kim Jong – nam telah dibunuh oleh dua orang agen. Dimana salah satu agen pembunuhan tersebut berasal dari Indonesia, sedangkan satu agen lainnya diduga berasal dari Vietnam.

About The Author