Kabar Internasional – Ketakutan Warga Muslim Setelah Terror Barcelona

Waktu untuk sembahyang sudah tiba pada kawasan Raval, tetapi Raja Miah selaku imam masjid yang berada di jantung Barcelona itu, tidak berharap bila jumlah jamaah yang hadir sebanyak yang sudah – sudah.

Setelah terjadinya dua serangan terror di Barcelonan serta Cambrils, teah membuat sejumlah jamaah merasa khawatir akan kemunculan sentiment anti muslim yang ada di sana.

“Orang – orang banyak yang ketakutan,” ujar Miah, 23 tahun, sembari duduk di masjid berlatar belakang sekelompok anak yang tengah mengaji, sebagaimana yang telah dikutip dari CNNIndonesia.com pada Minggu 20/8/2017.

Raval tidak jauh dari Las Ramblas, tepatnya kearah barat. Las Ramblas merupakan tempat terjadinya serangan vat maut yang telah menewaskan sedikitnya 13 orang serta sudah melukai ratusan orang lainnya pada hari Kamis 17/8/2017.

Hanya berselang 8 jam kemudian, serangan yang sama pun terjadi pada kota turis, Cambrils. Pada lokasi tersebut, serangan terror telah menewaskan satu orang serta belasan orang mengalami luka – luka. Lima tersangka telah ditembak mati oleh pihak kepolisian.

“Kami begitu takut, sehingga banyak yang enggan keluar. Begitu sedikit orang yang pergi sembahyang, biasanya ada 40 orang. Namun pada tadi malam, tidak sampai 15 orang serta tadi pagi pun hanya ada 10 orang,” imbuhnya.

Miah sendiri merupakan imigran dari Bangladesh, namun sudah pindah ke Barcelona semenjak 9 tahun yang lalu.

Ketika sejumlah negara di Eropa telah mengalami masalah imigran, tidak demikian halnya di Spanyol. Kelompok sayap kanan pada negeri ini tidak begitu vocal, bahkan warganya hanya 4 % yang melihat adanya imigran sebagai sebuah persoalan.

Namun, dengan terjadinya sejumlah serangan terror yang terjadi di Eropa, serta sudah di klaim ISIS, sudah meningkatkan serangan yang bernuansa kebencian. Dari 48 kasus yang terjadi di tahun 2014, jumlah serangan pun meningkat tajam menjadi 534 kasus di tahun 2015, sebagaimana yang telah dilansir dari Citizens Platform Against Islamophobia.

Kondisi jalanan Raval yang biasanya selalu ramai dan berisik, mendadak menjadi sepi ketika Sabtu pagi. Hampir setengah dari penduduk yang mendiami kawasan ini, merupakan imigran dari Maroko, Pakistan dan Bangladesh.

About The Author