Kabar Internasional – Kim Jong Un Promosikan Adiknya di Pusat Kekuasaan

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un telah mempromosikan adik perempuannya ke politbiro yang kuat di negara tersebut. Dia mengkonsolidasikan posisinya sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di negara tersebut.

Media pemerintah Korea Utara melaporkan pada hari Minggu (8/10) melaporkan bahwa Kim Yo Jong telah menjadi anggota alternatif dari badan pembuat keputusan utama. Langkah tersebut menunjukkan bahwa dia telah menggantikan bibinya, Kim Kyong Hee, yang merupakan pengambil keputusan utama ketika ayah mereka, mantan pemimpin Kim Jon Il, masih hidup.

“Ini menunjukka bahwa portofolio dan tulisannya jauh lebih substantif daripada yang diyakini sebelumnya dan ini adalah konsolidasi lebih lanjut dari kekuatan keluarga Kim,” kata Michael Madden, seorang ahli Korea Utara di situs web Universitas John Hopkins, 38 North.

Perubahan personil tersebut diumumkan setelah pertemuan komite pusat negara dari partai Pekerja yang berkuasa, di mana Kim mengatakan bahwa senjata nuklirnya adalah alat jera yang kuat, yang menjamin kedaulatan rezimnya dan membantu melawan ancaman nuklir yang terus berlanjtu di imperialis Amerika Serikat.

Kim Jong Sik dan Ri Pyong Chol, dua dari tiga orang di belakang program pelarangan rudal milik Kim, juga dipromosikan di tengah perombakan yang lebih luas dan sebuah tatanan yang semakin tegang antara Pyongyang dan Washington mengenai ambisi nuklir Korea Utara.

Berbicara kepada wartawan pada hari Sabtu (7/10) kemarin, Donald Trump mengatakan bahwa hanya satu hal yang akan berhasil dalam menangani Korea Utara, setelah pemerintahan sebelumnya telah berbicara dengan Pyongyang tanpa hasil. Presiden Amerika Serikat tidak menjelaskan apa yang dimaksud, namun sebelumnya mengatakan bahwa Amerika Serikat akan benar-benar emgnhancurkan Kora Utara jika diperlukan untuk melindungi dirinya dan sekutu-sekutunya.

Pejabat Washington telah berusaha untuk mengurangi penolakan Trump terhadap kemungkinan perundingan dengan Korea Utara, dengan mengatakan bahwa Presiden dan sekretaris negaranya, Rex Tillerson, yang mendukung dialog dengan Pyongyang, sepakat mengenai bagaimana cara menghadapi rezim tersebut.

Kementerian unifikasi Korea Selatan mengatakan bahwa promosi Kim bisa menjadi upaya dari Korea Utara untuk melakukan navigasi melalui peningkatan isolasi terhadap negara di semenanjung Korea tersebut.

About The Author